|
Ribuan Pedagang Pasar Turi “Serbu” DPRD
Kamis, 16 Agustus 2007 | 12:58 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Sekitar seribu pedagang Pasar Turi mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya di Jalan Walikota Mustajab, Surabaya, Kamis (16/8). Mereka menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) setempat segera memberikan tempat yang layak untuk mereka kembali berdagang.
“Selama ini pemkot memberikan tempat di zona merah (belakang masjid pasar turi dan gedung pasar turi lama. Padahal areal tersebut adalah akses masuk dan keluar pasar,” ujar Ketua Tim Pemulihan Paska Kebakaran Pasar Turi, Joko Sujiono.
Pedagang sendiri menginginkan area parkir pasar turi untuk tempat penampungan sementara sambil menunggu renovasi pasar pasca kebakaran. Namun keinginan pedagang ini ditolak pemerintah kota. Selain itu, Pemkot sebenarnya juga mengusulkan untuk menempati lahan parkir di jalan Inderapura.
Namun pedagang juga menolaknya dengan alasan area tersebut terlalu jauh. Apalagi di area itu sudah digunkan untuk gedung perkantoran plus Kantor DPRD Jawa Timur.
Sejak terjadinya kebakaran pada Kamis (26/7) lalu, setidaknya lebih dari 5 ribu lebih pedagang hingga saat ini tak kunjung bisa berjualan lantaran belum adanya penampungan sementara.
Untuk itu, pedagang berharap DPRD Surabaya mendesak Pemkot Surabaya mengizinkan mereka berdagang di areal yang mereka inginkan. “Yang kami inginkan hanya bisa segera berdagang diareal yang tepat,” imbuh Joko Sujiono.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan tidak ada satupun anggota DPRD Surabaya yang menemui pedagang lantaran mereka masih melakukan paripurna untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden.
Rohman Taufiq
INDEKS BERITA LAINNYA :
|