|
Nadzir Menyerahkan diri kepada Polisi
Kamis, 16 Agustus 2007 | 14:27 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya: Setelah buron 5 hari, Nadzir --pemilik bom ikan yang meledak di Purworejo, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu lalu-- akhirnya menyerahkan diri kepada polisi, Kamis (16/8). Nadzir ditemani anggota TNI saat dijemput petugas di kawasan Surabaya Utara. "Sekarang dia dibawa ke Mapolresta Pasuruan," kata Kapolda Jatim Inspektur Jenderal Herman Surjadi Sumawiredja.
Nadzir melarikan diri setelah bahan peledak yang ia titipkan di rumah Haji Ilham di Jalan Airlangga, Purworejo, Pasuruan meledak. Ledakan itu menewaskan tiga orang dan merusak sejumlah rumah penduduk. Tiga korban tewas adalah Marsiti, Yusuf dan Mansyur. Polisi langsung menetapkan Nadzir sebagai tersangka utama.
Belakangan polisi juga menemukan 13.892 bom setengah jadi, 47,2 kilogram TNT dan 8 ribu cassing detonator. "Dia akan di-crosscheck soal kepemilikan bahan peledak itu. Selanjutkan pemeriksaan akan dikembangkan," kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim Komisaris Besar Pudji Astuti.
Kukuh S. Wibowo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|