|
Rencana Tes Keperawanan di Indramayu Ditolak
Kamis, 16 Agustus 2007 | 15:44 WIB
TEMPO Interaktif, Indramayu:Beredarnya VCD porno yang melibatkan dua anak SMA di Kabupaten Indramayu membuat Bupati Indramayu, Irianto MS Syafiuddin, melontarkan rencana untuk melakukan tes keperawanan terhadap setiap siswi di Indramayu.
Namun, rencana tersebut ditentang sejumlah pihak, di antaranya dari seorang anggota DPRD Indramayu, Eva Latifah. "Tes keperawanan tersebut merupakan hal yang tidak etis", tegasnya. Bupati, menurut Eva, seolah-olah hanya ingin menyalahkan kaum perempuan, padahal dalam setiap kasus seperti ini kaum perempuan lah yang justru sangat dirugikan.
Eva mengatakan setiap orang tua mana pun tidak menginginkan kejadian seperti di video mesum itu menimpa anak-anak mereka. Namun, menurutnya, pengecekan keperawanan tersebut bukanlah merupakan satu langkah cerdas, sebab hanya akan merugikan kaum perempuan dan membuat siswi sekolah di Indramayu malu.
Karena itu, pihaknya menentang keras cek keperawanan yang rencananya akan dilakukan Bupati Indramayu. Ia hanya meminta kepada orang tua untuk lebih berhati-hati menjaga anak-anaknya dan meminta agar kejadian ini tak terulang kembali.
Rencana tes keperawanan ini dilatarbelakangi peredaran video mesum dua pelajar SMA di Indramayu, yaitu LF, bekas siswi SMAN I Sindang, dan JAH, bekas siswa SMAN I Indramayu. Beredarnya video mesum ini dianggap memalukan mengingat Bupati Irianto pernah mendapatkan penghargaan sebagai bupati berakhlak mulia.
Ivansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|