Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Alumni IPDN Memukul Penjaga Rumah Kos
Jum'at, 17 Agustus 2007 | 21:23 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:
Seorang purna praja (alumni) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Waklif Mebri, 23 tahun, diduga melakukan pemukulan terhadap seorang penjaga rumah kos bernama Topobudi, 42 tahun. “Topo dipukul Waklif di bagian muka sebelah kiri hingga luka memar,”ujar Kepala Kepolisian Sektor Jatinangor, Ajum Komisaris Polisi Basori, saat dihubungi Tempo di Bandung, Jum’at (17/8).

Menurut Basori, peristiwa pemukulan terjadi Jum’at pagi sekitar jam 9.30 di rumah kos ‘Castella’ di RT 04 RW 07 Cibeusi, Jatinangor. Saat itu Waklif datang ke ‘Castella’ untuk mencari teman wanitanya, sesama alumi IPDN bernama Jenny.

Kepada Topo, Waklif menanyakan apakah Jenny ada di rumah kos itu. Namun Topo mengatakan bahwa di rumah itu (Castella) tidak ada wanita bernama Jenny. Menurut Basori, karena merasa tak mendapatkan informasi yang diharapkan, Waklif sempat bersitegang dengan Topo hingga memancing para tetangga datang melerainya.

Waklif, alumni IPDN yang baru lulus Agustus lalu, bersikeras beberapa hari sebelumnya dia sempat mengantarkan Jenny ke rumah kos yang terletak di belakang hotel Jatinangor itu. Sebaliknya, Topo juga bersikukuh, di rumah kos yang dijaganya itu tidak ada orang yang bernama Jenny. “Setelah itu Waklif tiba-tiba langsung memukul Topo di bagian muka sebelah kiri,” kata Basori.

Basori menambahkan, pihaknya telah memeriksa Waklif maupun Topo. Sementara Jenny belum dimintai keterangan. “Berkas sudah kita limpahkan ke Kepolisian Resor Sumedang,” katanya. Dia menandaskan, soal penetapkan status tersangka akan dilakukan Polres Sumedang. Erick Priberkah Hardi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Terpidana Kasus Pemukulan di IPDN Bebas
Orang Tua Praja Minta IPDN Dipertahankan
Petani Sumedang Minta IPDN Dibubarkan
Terdakwa Kasus Cliff Muntu Somasi Terbuka Media
Tuntutan Warga Jatinangor Akan Dipenuhi
IPDN Kembali Didemo Warga Jatinangor
Pembubaran IPDN Tergantung Pemerintah Pusat
Praja IPDN Dilarang Keluar Kampus
Warga Jatinangor Ancam Minta IPDN Dibubarkan
Lima Praja IPDN Tersangka Kasus Penganiayaan
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105820 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Gubernur Jawa Timur Kacau
Semester Pertama 2008, Ekonomi Bertumbuh 6,2 Persen
PT. INKA Kebanjiran Pesanan Membuat Kereta
Mobil Pengambil BLT di Subang Terguling
Perda Peredaran Hasil Hutan Ditolak

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data