|
Penderita HIV/AIDS Keluhkan Kelangkaan Obat Kekebalan Tubuh di Madiun
Senin, 20 Agustus 2007 | 12:44 WIB
TEMPO Interaktif, Madiun:Sejumlah penderita HIV/AIDS Kota dan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan kelangkaan obat pembantu kekebalan tubuh Anti Retroviral.
Para penderita HIV/AIDS harus meminum obat ini secara rutin. "Untuk mendapatkan obat penderita HIV/AIDS harus mencari hingga ke Surabaya," kata Direktur Yayasan Bambu
Nusantara Andrianus M. Uran, Senin (20/8).
Ia menegaskan kelangkaan telah dirasakan sejak beberapa bulan lalu. "Kelangkaan disinyalir sejak keluanya Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 41/2007 tentang asuransi kesehatan masyarakat miskin (Askeskin)," katanya.
Ia menjelaskan, obat Anti Retrovial tidak masuk dalam daftar obat yang digratiskan. Akibatnya obat ini mulai langka dan sulit didapatkan. Apabila dijual dipasaran untuk konsumsi satu bulan harganya mencapai Rp 6 juta.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun, Widwiono, membantah jika obat ARV sulit didapatkan penderita HIV/AIDS. Namun, apabila mereka membutuhkan obat tersebut maka pihaknya dapat menghubungi rumah sakit Dr. Soetomo di Surabaya untuk mengirimkan obat.
DINI MAWUNTYAS
INDEKS BERITA LAINNYA :
|