Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Relawan HIV/AIDS Tagih Honor dari Global Fund
Selasa, 21 Agustus 2007 | 11:20 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:Relawan penanggulangan AIDS di Solo menagih pembayaran honor mereka yang terhenti sejak Maret lalu ketika Global Fund menghentikan penyaluran dana bagi aktivitas pencegahan HIV/AIDS.

Menurut Ketua Yayasan Gessang, Slamet Raharjo, lembaga donor itu masih memiliki utang sebesar Rp 50 juta kepada para relawannya. "Beberapa kali kami menanyakan ke perwakilan Global Fund, tetapi tidak bisa memberikan kepastian," kata Slamet kepada Tempo.

Menurut Slamet, Yayasan Gessang merupakan salah satu partner Global Fund dalam penjangkuan masyarakat berpotensi mengidap HIV/AIDS untuk menjalani VCT (voluntery, conselling and test), sebuah aktivitas untuk mengetahui persebaran HIV/AIDS agar bisa dilakukan tindakan pencegahan.

Dalam kerja sama dengan Global Fund, Yayasan Gessang bertugas menyediakan relawan untuk memberikan sosialisasi dan mengajak komunitas masyarakat berpotensi HIV/AIDS dari kalangan homoseksual memeriksakan dirinya. "Tidak enak juga dengan relawan yang juga menanyakan honornya," kata Slamet.

Perwakilan Global Fund di Solo, Anwar Fauzi, mengakui adanya masalah tersebut. Menurut dia, pembayaran honor relawan masih menunggu penyelesaian masalah yang terjadi di tingkat pusat. Saat ini aktivitas penjangkauan tersebut dihentikan meski klinik VCT di dua rumah sakit tetap memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang ingin memeriksakan diri secara gratis.

Global Fund sejak Maret lalu menghentikan kerja sama dengan Departemen Kesehatan dalam penanganan AIDS/HIV, TBC dan Malaria karena dari audit yang dilakukan sebuah auditor ditemukan adanya penyimpangan dana sebesar Rp 5 miliar. Selain itu, pengelola dana hibah tersebut juga ditengarai terjadi konflik kepentingan karena ada pejabat Departemen Kesehatan yang sekaligus menjadi pengurus LSM penerima dana hibah tersebut.

Imron Rosyid

Dari Arsip Majalah TEMPO
Dialog Partai Politik  | 07 Juni 1999
Kisah Sebatang Jarum di Kampung Bali | 06 Desember 2004
Info Kesehatan | 06 Desember 2004
Jejaring Risiko Penularan HIV di Indonesia | 06 Desember 2004
Harapan dari Buah Merah | 06 Desember 2004
Jarum-Jarum Penyebar Maut | 06 Desember 2004
Bukan Perempuan Biasa | 06 Desember 2004
Bila Setia Tak Lagi Cukup | 06 Desember 2004
Cobalah Berobat ke Dunia Maya  | 30 Maret 1999
Virus AIDS Mewabah, Penyebarnya Punah  | 23 Pebruari 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penderita HIV/AIDS Keluhkan Kelangkaan Obat Kekebalan Tubuh di Madiun
Diskriminasi Penderita HIV/AIDS di Papua Masih Tinggi
Jawa Barat Bangun AIDS Center Tahun Depan
Pendidikan Seks Diperjuangkan Masuk Sekolah di Bali
8.581 Anak Jalanan Terinfeksi HIV
Pasien HIV/AIDS di Jember Meninggal
Kesadaran Memeriksakan HIV/AIDS di Solo Rendah
Pemerintah Lakukan Studi Kelayakan Kondom Perempuan
Pendeteksian HIV Akan Diperluas
Penderita HIV Baru Terdeteksi 15 ribu Orang.
> selengkapnya...

Referensi

Daftar Istilah Narkoba dan HIV/AIDS
Kumulatif Kasus AIDS dan Trend Epidemi di Indonesia sd akhir Des 2003
AIDS Case Rate di Indonesia Menurut Provinsi
HIV/AIDS
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional

Website

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Departemen Kesehatan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105989 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Venus Juara Wimbledon Kelima Kalinya
Pole Position Pertama Kovalainen
Pengendara Motor Tewas Akibat Jatuh Saat Boncengan Berlima
Jusuf Kalla Siap Suntik Dana Kampanye Jagonya di Jawa Timur
Cagub Jatim Tolak Kontrak Politik Penghapusan Sunat Perempuan

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data