|
21 Penderita Baru HIV/AIDS di Malang
Rabu, 22 Agustus 2007 | 13:44 WIB
TEMPO Interaktif, Malang:Sepanjang Juli 2007, Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang mencatat 21 penderita baru HIV/AIDS. Para penderita baru tersebut diketahui setelah mereka memeriksakan diri di Poliklinik VCT RS Syaiful Anwar.
"Dari 84 yang diperiksa, 21 adalah penderita baru. Jumlah penderita baru ini tergolong tinggi," kata Ketua Tim Penanganan HIV/AIDS RS Syaiful Anwar Malang, Gatoet Ismanoe, Rabu (22/8).
Menurut Gatoet, ke-84 orang yang diperiksa adalah orang berisiko mengidap HIV/AIDS. Sebagian dari mereka yang terinfeksi belum merasakan gejala apa pun atau masih pada stadium satu dan dua. Sebagian lagi sudah pada stadium tiga yang ditandai dengan diare berkelanjutan, batuk terus-menerus atau panas badan yang sangat tinggi. "Sebagian besar kondisinya sudah parah," ujarnya.
RS Syaiful Anwar Malang saat ini sudah mengobati para penderita tersebut, antara lain dengan obat antiretroviral (ARV), obat infeksi oportunistik (IO), dan obat infeksi menular seksual (IMS). Selain itu juga memberikan konsultasi psikologi dan memonitor kehidupan para penderita baru. Khusus untuk obat ARV dipakai untuk meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh para penderita HIV/AIDS.
Data di RS Syaiful Anwar Malang menyebutkan sejak 2005 jumlah penderita HIV/AIDS yang berobat ke rumah sakit itu sebanyak 321 orang. Dari jumlah itu, 28 orang diketahui telah meninggal dunia. Para penderita selain berasal dari wilayah Malang, juga dari Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Blitar, dan Tulungangung.
Bibin Bintariadi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|