Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Penderita Stroke di RSSA Malang Terus Meningkat
Rabu, 22 Agustus 2007 | 13:59 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Jumlah penderita stroke di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang tercatat sebanyak 56 orang pada Januari dan 63 orang pada Februari 2007. Jumlah ini naik lagi pada Mei hingga mencapai 76 orang. "Saat ini pasien perhari ada 4 orang. Stroke mendominasi penyakit syaraf," kata Ketua Tim Stroke RSSA Malang, Eko Arisetijono, Rabu.

Menurut Eko, tren penyakit stroke juga sudah bergeser dengan kian banyaknya kalangan usia muda yang terserang. Pada 1992, penderita stroke menimpa usia 55-60 tahun, pada 2000 banyak menimpa pasien usia 50-55 tahun. Sekarang, stroke banyak menyerang pasien yang berusia 45 ke atas. "Penderita usia muda disebabkan karena pembuluh darah tersumbat," ujarnya.

Banyaknya pasien stroke ini membuat RSSA Malang membentuk unit khusus stroke. Unit ini memberikan pendidikan bagi masyarakat tentang bahaya stroke. Pendidikan yang diberikan mulai dari pertolongan pertama, perawatan pasien, hingga terapi khusus stroke. Saat ini, RSSA sudah mempunyai sumber daya manusia dan perlengkapan medis.

Stroke Unit menempati Ruang 26 yang dijadikan ruangan khusus high care stroke corner. Unit ini memiliki tenaga perawat khusus, penanganan farmasi, ahli gizi dan tenaga rehabilitasi medik. Juga disediakan dokter konsultan khusus stroke.

Ada dua macam penyebab stroke, yakni stroke karena perdarahan akibat pembuluh darah pecah dan stroke karena pembuluh darah tersumbat. Stroke karena perdarahan terjadi karena hipertensi yang tidak terkontrol oleh pasien sekitar 2-3 tahun sebelumnya.

Stroke biasanya ditandai dengan pandangan kabur, mendadak lupa, mendadak pingsan, dan sulit bicara. Selain itu juga ditandai dengan sakit kepala, merot mendadak, dan pusing berputar. "Jangan pernah ada persepsi kalau tidak lumpuh bukan stroke. Stroke tidak selalu identik dengan lumpuh," tutur Eko. Bibin Bintariadi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106092 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data