|
Petani Ngawi Ancam Duduki Dinas Pengairan
Rabu, 22 Agustus 2007 | 16:09 WIB
TEMPO Interaktif, Ngawi: Sejumlah petani di Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mengancam menduduki kantor Dinas Pengairan Ngawi karena sawah mereka tidak kunjung mendapat pasokan air. Mereka menuntut aliran air di Waduk Pondok segera dibuka untuk mengairi sawah yang kian kritis.
Sebelumnya Dinas Pengairan Ngawi bersepakat bahwa dalam 10 hari sekali air di Waduk Pondok dibuka untuk mengairi sawah. "Namun mereka tidak memenuhi janji kendati sudah
lebih 10 hari," kata Sarpin, petani di Desa Dero, Bringin di Ngawi pada Rabu (22/8).
Saat ini debit air di Waduk Pondok menurun sejak satu minggu ini. Waduk yang menjadi andalan ratusan petani ini, dalam kondisi normal dapat menampung 25 juta
meter kubik air serta dapat mengairi 3.130 hektar sawah. Namun, saat ini debitnya menurun hingga 65 persen atau tinggal 8 juta meter kubik.
Kepala Sub Dinas Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Dinas Pengairan Ngawi Setiyono mengatakan, air waduk yang tinggal sedikit tersebut tidak boleh dihabiskan. Apalagi warga di lima desa selalu menggunakan air waduk sebagai alat transportasi. Namun, saat dikonfirmasi tentang ancaman petani, Setiyono enggan berkomentar. DINI MAWUNTYAS
INDEKS BERITA LAINNYA :
|