|
Warga Jember Minta Pembebasan Kepala Desa
Kamis, 23 Agustus 2007 | 19:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jember: Sekitar 500 warga Desa Sukokerto, Kecamatan Sukowono, Jember, Jawa Timur mendesak hakim di Pengadilan Negeri Jember membebaskan Subairi, kepala desa mereka. Aksi pada Kamis (23/8) ini nyaris menimbulkan bentrokan dengan aparat.
Mereka mengancam akan membawa massa dalam jumlah lebih besar pada persidangan lanjutan jika Subairi tidak dibebaskan. Kepala desa berusia 45 tahun itu didakwa menggunakan ijazah palsu dalam pemilihan kepala desa.
Massa pendukung Subairi ini sempat menghadang mobil kejaksaan yang membawanya keluar dari halaman Pengadilan Negeri Jember. Sejumlah perempuan bahkan menggedor pintu mobil tahanan sambil berteriak histeris. "Dia tidak memalsukan ijazah," kata Yuliatin, warga Sukosari.
Aksi ini merupakan balasan dari unjuk rasa penentang Subairi yang mendukung hakim menyidangkan kasus ini. Mereka yakin Subairi memalsukan ijazah Muallimin Muhammadiyah Sukowono saat mendaftar sebagai calon kepala desa pada 8-12 November 2006. Mahbub Djunaidy
INDEKS BERITA LAINNYA :
|