|
Dewan Kota Bandung Akan Gelar Rapat Gabungan
Sabtu, 25 Agustus 2007 | 17:02 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Terkait upaya pemulihan usaha para pedagang buku yang menjadi korban kebakaran Pasar Buku Palasari, Bandung pada Jumat (24/8) lalu, DPRD Kota Bandung akan menggelar rapat gabungan komisi. Namun sebelumnya, para pedagang buku diminta mengirim surat resmi, serta data yang terkait dengan usaha mereka dan peristiwa kebakaran pasar Palasari paling lambat Senin (27/8) depan. “Rapat gabungan kita targetkan berlangsung hari Rabu,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Iqbal Abdulkarim, saat menutup pertemuan antara Komisi B DPRD Kota Bandung dengan perwakilan pedagang buku Pasar Palasari, Sabtu (25/8) sore.
Iqbal juga meminta aparat dan para pedagang menjaga keamanan pasar. Sementara kepada pihak-pihak yang terkait dengan rencana pembangunan Mall Bandung Edutainment Square di lokasi Pasar Palasari, Iqbal meminta supaya mereka tidak memanfaatkan situasi pasca kebakaran untuk kepentingan sendiri. “Supaya situasi pasar tetap kondusif,” katanya.
Salah sorang tokoh pedagang Pasar Palasari, Datuk Malano, mengatakan, untuk menindaklanjuti hasil pertemuan dengan anggota Dewan, pihaknya akan berembug terlebih dulu. Hanya yang jelas, kata dia, ke-170 pedagang di Pasar Palasari tetap menolak rencana pembangunan mall. “Kelak mall tersebut lebih banyak merugikan pedagang buku,” ia memberikan alasan.
Sementara itu Asep Banet dari Forum Aspirasi Pedagang Buku Palasari mengatakan, kebanyakan pedagang pasar buku Palasari menilai adanya unsur kesengajaan dalam terbakarnya puluhan kios di Pasar Palasari Jumat pagi lalu. Penilaian itu, kata dia, didasarkan pada ditemukannya indikasi unsur kesengajaan oleh beberapa warga pasar buku. Di antaranya, ia melanjutkan, sebelum kebakaran terjadi, lampu-lampu yang terdapat di depan kios yang kemudian terbakar, sudah pecah.
Ia menambahkan, Pasar Palasari juga pernah mengalami upaya pembakaran sekitar tahun 2003.
Ercik P. Hardi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|