|
Walikota Batu Meninggal Mendadak
Minggu, 26 Agustus 2007 | 17:34 WIB
TEMPO Interaktif, Malang:
Walikota Batu, Jawa Timur, Imam Kabul meninggal dunia secara mendadak akibat terkena serangan jantung. Imam Kabul meninggal di rumahnya di Kota Malang, Minggu (26/8) sekitar pukul 03.30 WIB.
"Hasil pemeriksaan sementara dokter, Imam Kabul terserang jantung," kata Sekretaris Kota Batu Suharnanto saat melayat di rumah duka.
Menurut Suharnanto, Imam Kabul tidur larut malam setelah memimpin rapat tim sukses pencalonannya sebagai walikota dalam pemilihan kepala daerah Kota Batu pada Oktober mendatang. Sekitar pukul 03.00 dinihari, dia terbangun karena merasa dadanya sakit. Tapi tak lama setelah diperiksa dokter Janggan Sargowo, Imam Kabul menghembuskan napas terakhir.
Gubernur Jawa Timur Imam Utomo memimpin upacara pemberangkatan jenazah setelah disemayamkan di Kantor Walikota Batu. Ribuan pelayat mengantar kepergian jenazah Imam Kabul untuk dimakamkan di taman pemakaman umum Samaan, Kota Malang.
Imam Kabul meninggalkan satu istri, Endang Susilaning Rahayu, dan tiga anak yaitu Yuyun Indras Santi, Ike Damayanti, dan Ivanani. Sebelum menjadi Walikota Batu, Imam Kabul pernah menjabat sebagai Camat Singosari, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malang, hingga kemudian menjadi Walikota Administratif Batu dan Walikota Batu (periode 2002-2007).
Meski sudah ada Wakil Walikota Batu, M Khudlori, Suharnanto menyatakan akan meminta Gubernur Imam Utomo agar menunjuk pejabat walikota, sehingga tidak terjadi kekosongan pimpinan pemerintahan. Permintaan ini disampaikan karena masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Batu akan segera habis dan dilangsungkan Pilkada pada 25 Oktober mendatang.
Imam Kabul dipastikan mencalonkan kembali menjadi calon Walikota Batu dalam pemilihan mendatang melalui PDI Perjuangan, berpasangan dengan seorang pengusaha Kota Malang, Eddy Rumpoko. Namun, dukungan kepada Eddy Rumpoko diralat oleh Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan. Selanjutnya, Imam Kabul disilakan mencari pasangan sendiri.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Batu, Mahfud, mengatakan pihaknya tetap akan menjalankan tahapan pemilihan yang saat ini menginjak proses pengembalian formulir pendaftaran pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Menurut dia, Imam Kabul belum resmi mendaftar sebagai calon walikota ke Komisi, kendati pendaftaran calon sudah dibuka sejak 23 Agustus hingga 29 Agustus 2007 ini.
Jika sudah mendaftar sekalipun, katanya, maka Komisi hanya memberi kesempatan tiga hari kepada partai politik pengusung untuk mencari pengganti. "Beliau belum mendaftar," katanya. Bibin Bintariadi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|