Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Puluhan Sungai dan Waduk Mengering
Senin, 27 Agustus 2007 | 15:05 WIB

TEMPO Interaktif, Bojonegoro: Sedikitnya 56 sungai yang tersebar tiga kabupaten, Bojonegoro, Tuban dan Lamongan, Provinsi Jawa Timur, mengering. Kekeringan ini akan meluas jika sampai pertengahan September hujan belum juta turun.

Kondisi tadi diperparah dengan mengeringnya sejumlah waduk di 3 kabupaten tadi. Waduk Pacal di Bojonegoro hanya berisi air 1 juta meterkubik. Begitu juga di Waduk Gondang, Lamongan, dan Waduk Krinjo,Tuban. Sekitar 1800 hektare tanaman padi yang kini baru rata-rata berumur 30 hari terancam keberadaannya. "Suplai air sawah berasal waduk," kata Mulyono, Kepala Koordinator Pengendalian dan Pengamanan Balai Pengelolaan dan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo (BPSDA), Bojonegoro, Senin (27/8).

Sungai yang mengalami kekeringan dari hulu hingga hilir Bengawan Solo, seperti sungai Batokan, Dadaran, Gebang, Lawu, Jangkang, dan sungai Serah, sungai Gede, Kalipang, Jurang krapak, dan Kedung bundar. Sedangkan lainnya puluhan sungai antara lain, sungai Tinggang, Kali Puter, Gondang, Kedung Bendo, Kalitidu, Sumur Jungkur, kali Bogo, Kali Dander, Kedung Bajul, Kali Pacal, Kali Basuki, Kali Mekuis, Kali Ingas, dan Kali
Semar Mendem.

Untuk Lamongan dan Tuban, kondisinya hampir sama terlihat di sungai yang berasal
dari sumber air di Sale (daerah perbatasan dengan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah).
SujatmikoB

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bubur Asin Biji Asam | 28 Maret 2005
Air Prancis, Air Inggris di Jakarta  | 29 Desember 1998
Dari Kekeringan ke Banjir Bandang  | 29 Desember 2003
Surat Pembaca | 15 September 2003
Berjuang demi Setitik Air | 18 Agustus 2003
Jarum Jam Tak Jalan Mundur  | 29 Juni 2003
Berebut Air Bersih di Bandung  | 09 Juni 2003
Ratusan Tewas Kepanasan  | 02 Juni 2003
Mengantisipasi Krisis Pangan  | 24 Pebruari 2003
Dimasuki 2 Wartawan | 31 Desember 1977
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemda NTT Didesak Gunakan Dana Darurat
Kekeringan di Banten Makin Parah
Kekeringan, Warga Bojonegoro Mulai Makan Gaplek
Petani Ngawi Ancam Duduki Dinas Pengairan
Ratusan Hektar Sawah di Jambi Kekeringan
Nusa Tenggara Timur Kekeringan
Warga Pati Galakkan Pembuatan Embung
Kekeringan, Petani Minta Keringanan Pajak
Banten Dinilai Tak Punya Solusi Atasi Kekeringan
Hindari Kekeringan, Petani Panen Dini
> selengkapnya...

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106325 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Laba Bersih Corporindo Tumbuh 103 Persen
Pefindo Valuasi Emiten Kecil dan Menengah
Pendidikan Anti Korupsi Untuk Siswa
Sutjipto Klaim Menangkan Pilgub Jawa Timur
Ka-Ji akan Gandeng PKB, Golkar, PDI P untuk Putaran Kedua

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data