|
Jelang Ramadan, Harga Minyak Goreng Tembus Rp 10.000 perliter
Senin, 27 Agustus 2007 | 15:16 WIB
TEMPO Interaktif, Bojonegoro: Menjelang bulan Ramadan, harga minyak goreng di tingkat eceran menembus angka Rp 10.000 perliternya. Empat hari sebelumnya harga eceran baru Rp 8000 perliter. Diduga, kenaikan ini akibat pengiriman dari distributor di Surabaya yang terlambat.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bojonegoro Joko Prasetyo membenarkan
telah terjadi kenaikan minyak goreng di tingkat eceran. "Tapi untuk persediaan
sebenarnya masih cukup," kata dia, Senin (28/8).
Dinas perdagangan saat ini hanya bisa melakukan pemantauan di lapangan. Di antaranya ke para agen-agen yang berada di Kabupaten Bojonegoro. Tidak tertutup kemungkinan dinas akan mengambil kebijakan untuk menerapan kesepakatan harga dasar. Misalnya, pihak agen tidak boleh menaikkan harga sesuai dengan kesepakatan yang sudah disetujui.
Selama ini, minyak goreng yang ada di Bojonegoro, berasal dari Surabaya. Tercatat ada sekitar 3 distributor yang melayani agen-agen di sejumlah pasar di seluruh kecamatan di Bojonegoro. Kasus yang kerap muncul, kenaikan minyak goreng dipicu oleh
keterlamatan pengiriman dari Surabaya menuju ke Bojonegoro. Kondisi itu terjadi pada Juni, ketika harga di tingkat eceran mencapai Rp 9500 perliter. Sujatmiko
INDEKS BERITA LAINNYA :
|