|
Mahasiswa Malaysia di IAIN Surabaya Diimbau Tetap Waspada
Sabtu, 01 September 2007 | 11:59 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya tetap meminta seluruh mahasiswanya yang berasal dari Malaysia untuk berhati-hati jika melakukan kegiatan di luar kampus.
Imbauan ini terkait maraknya aksi pemeriksaan yang dilakukan terhadap warga Malaysia sebagai imbas pemukulan empat polisi Malaysia terhadap wasit karate Indonesia, Donald Pieter Luther K. “Yang bisa kami lakukan hanya menjamin keamanan mereka dengan melakukan imbauan supaya berhati-hati,” ujar Pembantu Rektor II IAIN Surabaya Prof. Dr Nur Syam Msi.
Di IAIN Surabaya sendiri saat ini setidaknya terdapat 20 mahasiswa dari Malaysia yang tersebar di berbagai program studi. Meski begitu, pihak kampus menjamin aksi pemeriksaan tidak akan terjadi di dalam kampus. "Budaya di dalam kampus ini sangat multikultur dan multietnis. Jadi saya jamin para mahasiswa tidak akan terpancing dengan aksi-aksi di luar,” imbuhnya.
Lebih lanjut Guru Besar Sosiologi IAIN ini melihat maraknya aksi pemeriksaan terhadap warga Malaysia yang dilakukan beberapa kalangan merupakan buntut ketidaktegasan pemerintah dalam menanggapi berbagai persoalan terkait arogansi Malaysia terhadap Indonesia .
Dia mencontohkan ketidakberdayaan Indonesia dalam menyelesaikan banyaknya aksi kekerasan yang dialami para TKI/TKW Indonesia di Malaysia. “Ini semua hanyalah gunung es akibat ketidaktegasan pemerintah,” imbuhnya.
Karenanya, Nur Syam berharap momentum ini harus dipergunakan sebaik-baiknya dalam memberikan sikap yang tegas sebagai bangsa yang bermartabat dan berdaulat. “Ini harus dijadikan momentum untuk melahirkan MoU tentang jaminan keamanan dan kenyamanan bagi kedua negara,” tambahnya.
Rohman Taufiq
INDEKS BERITA LAINNYA :
|