Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Eman Tertembak Peluru Polisi
Minggu, 23 September 2007 | 16:19 WIB

TEMPO Interaktif, Cianjur: Seorang warga warga Kampung Tanjungmukti Desa Girimukti
Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, luka parah akibat tertembus peluru yang dilepaskan polisi. Korban bernama Eman, 42 tahun, saat ini mendapat perawatan intensif di RSUD Cianjur.

Peristiwa penembakan itu sendiri terjadi Jumat (23/9) malam. Dua polisi dari Kepolisian Sektor Pasirjambu, Ciwidey, Kabupaten Bandung, mendatangi rumah warga. Keduanya mengaku tengah melakukan pendataan kendaraan bermotor yang tidak memiliki surat-surat kepemilikan atau biasa disebut motor bodong.

Tidak jelas alasannya, kedua polisi itu terlibat adu mulur dengan sejumlah warga. Keributan ini mengundang perhatian warga lainnya yang kemudian mengepung kedua polisi tadi. Merasa terdesak, polisi tadi mencabut pistol dan melepaskan tembakan. Saat itulah salah satu peluru menembus perut Eman.

Kepala Desa Girimukti Dede Rahmat membenarkan peristiwa penembakan itu. Namun dia membantah jika kedatangan kedua polisi itu berkaitan dengan pengintaian terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor. "Jika mereka akan melakukan penangkapan, seharusnya berkoordinasi dulu dengan aparat desa," kata Dede.

Menurut Dede, belakangan ini banyak warga yang mengeluh karena sering diperas polisi. Petugas hukum itu mendatangi warga yang memiliki motor bodong. Alih-alih menegakan hukum, petugas malah meminta uang kepada pemilik motor bodong itu.

Kepala Kepolisian Sekktor Tanggeung Ajun Komisaris Suryo juga membenarkan adanya penembakan yang dilakukan polisi. Namun dia belum bisa memberikan keterangan kedua polisi tadi bukan anggota kepolisian setempat. "Mereka bertugas di Polsek Pasirjambu, Ciwidey, Bandung,” kata Suryo. Polisi yang bernama Asep Hadiansyah dan Risnandar itu saat ini sudah diperiksa petugas provost Polres Cianjur. (Deden Abdul Aziz)

Dari Arsip Majalah TEMPO
Kesaksian Lain untuk Jack | 04 April 2005
Mencari Wamang di Sela Grasberg | 07 Maret 2005
Ancaman dari Rambut dan Kuku | 31 Januari 2005
Lalai Mencium Mesiu | 31 Januari 2005
Perginya Anak Petani Kopi | 17 Januari 2005
Tersodok Kesaksian Wewen | 17 Januari 2005
Tekad Polisi Disangsikan | 17 Januari 2005
Tidak Sekali Tersandung Pistol | 10 Januari 2005
Sebuah Letusan di Lantai Dansa | 10 Januari 2005
Latihan yang Merenggut Nyawa  | 17 November 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polda Metro Gelar Operasi Cipta Kondisi
Kening Polisi Tertembus Peluru Sendiri
Warga Bekasi Tertembak Peluru Nyasar
Jelang Ramadhan, Polda Jawa Barat Rajin Operasi
Peluru di Perut Brigadir Dua Vera Sudah Diambil
Kebanyakan Pelamar Polisi Tak Lulus Tes Kesehatan
Polisi Dilaporkan ke Polres Jakarta Barat
Banten Hadapi Empat Kelompok Kejahatan
Di Hari Bhayangkara, Polisi Didemo Mahasiswa
Telat Sehari, Pagi Ini Hari Bhayangkara Diperingati
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk108211 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menteri Pertanian Optimistis Indonesia Ekspor Beras Tahun Depan
Solar Langka di Tegal
Kemarau Tiba, Petani Cilacap Kekurangan Air
Tarif Hotel Akan Naik 20 Persen
Tersangka Pengelapan Pajak Bisa Bertambah

<< September,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data