|
Benih Padi Bantuan Banyak yang Rusak
Kamis, 27 September 2007 | 11:43 WIB
TEMPO Interaktif, Malang:Benih padi bantuan dari pemerintah pusat untuk para petani di Kabupaten Malang dilaporkan banyak yang rusak. Akibatnya, para petani terancam gagal panen. "Kualitas benih bantuan sangat jelek," kata Wakil Bupati Malang, Rendra Kresna, Kamis (27/9).
Rendra mengaku mengetahui kualitas benih padi yang jelek ini atas laporan para petani di Kecamatan Tajinan. Menurutnya, benih yang diberikan ke petani banyak yang berlubang, mengelupas, dan bercampur dengan kutu. "Benih yang diberikan ke petani di kecamatan lain sangat mungkin juga rusak."
Para petani terpaksa menggunakannya karena tak ada pilihan lain. "Petani tak mampu membeli benih berkualitas karena harganya terlalu mahal," tutur Rendra. Dengan kualitas benih yang rendah ini, Rendra menyangsikan Pemkab Malang mampu memenuhi target surplus beras sebanyak 24 ribu ton yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Pemkab Malang akan meminta pertanggungjawaban CV Sawunggaling Sidoarjo sebagai pemenang tender distributor benih bantuan. Bentuk tanggung jawab yang dimintanya adalah CV Sawunggaling harus mengganti seluruh benih bantuan. Selain itu juga sudah memerintahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan untuk melaporkan soal ini ke pemerintah pusat.
Bibin Bintariadi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|