|
Tuntut THR, Buruh Pabrik Tekstil Mengamuk
Rabu, 10 Oktober 2007 | 06:39 WIB
TEMPO Interaktif, Karanganyar:Ratusan buruh PT Ladewindo Garment Manufacturer (LGM) di Karanganyar, Jawa Tengah Selasa (9/10) malam mengamuk lantaran kecewa uang tunjangan hari raya (THR) belum dibagikan.
Mereka melempari kaca-kaca kantor pabrik yang terletak di di Dusun Songgorunggi, Dagen, Jaten, Karanganyar hingga pecah. Beberapa kendaraan yang diparkir di depan kantor juga tak luput dari sasaran kemarahan karyawan.
Aksi yang berlangsung hingga Rabu (10/10) dini hari itu dipicu oleh ketidakjelasan pihak manajemen dalam melaksanakan kewajibannya kepada para karyawannya.
Menurut salah seorang pekerja PT LGM, Leni, sebelumnya manajemen menjanjikan uang THR sebesar Rp 600 ribu akan dibayarkan pada hari Senin lalu. Namun hingga menjelang lebaran, mereka belum menerimanya. "Kami marah karena merasa dibohongi," katanya.
Puluhan aparat dari Polres Karanganyar hingga Rabu pagi ini masih berjaga-jaga di sekitar lokasi pabrik meski para pekerja PT LGM sudah membubarkan diri menjelang sahur. Serpihan kaca dan bebatuan masih dibiarkan berserakan.
Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Wuryanto mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Menurut dia, pihaknya belum memeriksa atau menahan pelaku perusak pabrik tersebut.
Tidak ada penjelasan dari pihak manajemen PT LGM. Informasi yang dikumpulkan menyebutkan manajer PT LGM yang bernama Dewi memang tidak berada di pabrik karena sedang berusaha mencari dana untuk membayar kewajiban perusahaan tersebut.
Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|