|
Warga Hentikan Blokade Jembatan Porong
Rabu, 31 Oktober 2007 | 14:07 WIB
TEMPO Interaktif, Mojokerto: Warga Pasuruan akhirnya membuka blokade jembatan Porong sekitar pukul 12.45 waktu setempat, setelah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) berjanji memenuhi tuntutan warga. “Kami akan terus awasi, jika BPLS tidak menepati janji, kami akan turun jalan dengan jumlah massa yang lebih besar,” kata Moh Furqon, coordinator aksi yang juga kepala desa Gempol, Pasuruan.
BPLS pun menghentikan seluruh aktifitas pembuangan lumpur ke laut melalui Sungai Porong, Rabu (31/10). BPLS juga berjanji akan segera membersihkan lumpur yang kini mendangkalkan Sungai Porong, paling lama dalam waktu 10 hari ke depan. “Pembuangan lumpur ke sungai sebenarnya bukan keputusan kami, tapi keputusan Presiden. Karena diminta warga, kami terpaksa menghentikannya,” kata Sugeng, Senior Staf BPLS dihadapan pengunjuk rasa.
Untuk memastikan keputusan penghentian ini, Sugeng juga menandatangani pernyataan di atas kertas bermaterai Rp 6 ribu. Isi penyataan ini antara lain BPLS tidak lagi menggelontorkan Lumpur ke sungai Porong, sejak hari ini. “Saya mewakili kepala BPLS yang tidak bisa hadir. Saya telpon, Kepala BPLS sepakat untuk menerima tuntutan warga,” kata Sugeng.
Wakil Bupati Pasuruan Muzammil Syafii yang juga ada bersama massa langsung meminta warga membuka blokade jalan yang mereka lakukan. (Rohman Taufiq)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|