|
Ribuan Ikan di Sungai Porong Mati
Kamis, 01 November 2007 | 16:38 WIB
TEMPO Interaktif, Sidoarjo: Ribuan ikan di sungai Porong, Sidoarjo yang menjadi saluran pembuangan lumpur Lapindo, mati dan mengapung di sepanjang sungai. "Kira-kira sejak sepekan lalu ikan-ikan di sini mati," kata Prayitno, pencari ikan dari desa Gempol, Pasuruan.
Menurut Koordinator LSM Dewan Lingkungan Sidoarjo, Nurul Ahdi, kematian ikan di sungai ini disebabkan dua faktor yakni pencemaran akibat penggelontoran lumpur Lapindo dan limbah industri dari kawasan hulu sungai.
“Kandungan garam pada lumpur Lapindo mencapai 38-40 miligram," kata Nurul di Sidoarjo pada Kamis (1/11). Kondisi ini makin parah karena ditambah kandungan fenol dan gas beracun sulfida plus sianida yang terkandung di dalam lumpur.
Kondisi sungai kian parah karena makin banyak limbah industri di kawasan hulu sungai yang membuang limbahnya. Akibatnya ikan-ikan di sungai Surabaya juga ikut mati seperti di sungai Porong. "Tapi, ikan yang mati di sungai Surabaya tidak sebanyak di Porong," katanya.
Sementara itu, juru bicara Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Ahmad Zulkarnain membantah jika kematian ikan-ikan itu disebabkan genangan lumpur Lapindo. “Kalau akibat lumpur, seharusnya dari dulu sudah mati," katanya. Padahal ikan-ikan itu baru mati sejak sepekan terakhir. Rohman Taufiq
INDEKS BERITA LAINNYA :
|