Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pengelola Wisata di Carita Terancam Gulung Tikar
Selasa, 13 November 2007 | 17:33 WIB

TEMPO Interaktif, Pandeglang:Daya tarik aktivitas Gunung Anak Krakatau untuk mendatangkan wisatawan di Banten ternyata tidak terbukti. Pasalnya, akibat aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda ini meningkat, pelancong dari kawasan Jakarta dan Banten dihantui ketakutan berada di pinggir pantai Selat Sunda itu. Akibatnya, semua objek wisata yang ada di bibir Pantai Carita dilanda sepi berkepanjangan.

"Sekarang ini teman-teman pers bisa lihat sendiri, hampir semua hotel di sepanjang Pantai Carita sepi pengunjung," kata Bupati Pandeglang, Dimyati Natakusuma, Selasa (12/11). Dia mengatakan, pengaruh letusan Gunung Anak Karakau yang terjadi di Selat Sunda mengakibatkan penurunan kunjungan wisata di Pantai Carita, Kabupaten Pendeglang.

Penurunan pengunjung ini, kata dia, lebih dari 50 persen. "Itu artinya kepariwisataan Pandeglang benar-benar sudah memprihatinkan dan terancam bangkrut," kata Dimyati. Menurutnya, sejak pemberitaan aktivitas Gunung Krakatau ramai dipublikasikan, jumlah wisatawan yang datang pun terus berkurang.

Masyarakat pinggiran Pantai Carita pun stres. Mereka khawatir sekali jika tsunami benar-benar terjadi akibat letusan Gunung Anak Krakatau. Pengelola hotel dan restoran juga ketakutan industri wisata mereka hancur berantakan

"Bahkan Hotel Lippo Carita sudah sering tidak dioperasikan. Hotel-hotel lain juga terancam gulung tikar. Soalnya, tingkat hunian hotel di daerah ini terus anjlok. Pekan ini tingkat hunian kamar di hotel kawasan Carita kurang dari 25 persen," katanya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten, Achmad Sari Alam, mengatakan terancam bangkrutnya sejumlah hotel di kawasan wisata Carita harus dipikirkan pencegahannya. Pemerintah daerah juga tak boleh tinggal diam, pasalnya kontribusi hotel-hotel yang ada di kawasan wisata Pantai Carita terhadap pendapatan asli daerah Banten cukup besar.

"Untuk itu berikan informasi yang akurat tentang aktivitas Gunung Anak Krakatau. Jangan menakut-nakuti," katanya. Namun dia juga meyakinkan, aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini tidak akan membahayakan bagi pengunjung Pantai Carita dan sekitarnya. Untuk itu, para pengunjung di pastikan masih aman. "Pantai masih aman untuk dikunjungi para wisata."

Sementara itu, hingga saat ini Gunung Anak Krakatau masih terus melakukan aktivitas vulkanik. Semburan lava yang keluar dari lubang letusan bisa mencapai 300 meter dari jarak kawah gunung tersebut hingga mendekati bibir air laut.

Petugas Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Cahya Patria, mengatakan setiap lima menit sekali mengeluarkan abu serta awan panas yang membumbung hingga ketinggian rata-rata 400-450 meter.

Faidil Akbar

Dari Arsip Majalah TEMPO
Yang Membangun di Punggung Gunung | 04 April 2005
Pakai ?Pahe? ke Luar Negeri  | 29 Desember 1998
Kalau Banjir Sampai ke Hidung  | 08 Desember 1998
Protes Bali Terus Bergulir  | 03 November 1998
"Semua HPH akan Segera Berakhir" | 09 Maret 1999
"Model Bagi Proyek Serupa" | 09 Maret 1999
Orang Bajau, dalam Untung dan Malang  | 09 Maret 1999
Taman Bermain Duyung dan Lumba-lumba  | 09 Maret 1999
Zamrud Alam Teluk Tomini  | 09 Maret 1999
Desentralisasi, Thinking Outside the Box | 15 November 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gunung Semeru Ditutup untuk Pendakian
Letusan Freatik Membuat Warga Kelud Gelisah
PVMBG Melarang Semua Pihak Dekati Kawah Kelud
Hujan Debu, Warga Kediri Gunakan Masker
Gunung Kelud Kembali Bergolak
Aktivitas Gunung Api Tidak Saling Berhubungan
Ribuan Pengungsi Kelud Kembali ke Rumah
Status Gunung Kelud Diturunkan Menjadi Siaga
Pulau di Tengah Kawah Merupakan Anak Gunung Kelud
Asap Putih dari Kawah Kelud Terus Membesar
> selengkapnya...

Referensi

CINCIN API

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
PT Garuda Indonesia
Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk111480 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< November,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data