Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ratusan Seniman Reog Akan Datangi Kedutaan Malaysia
Rabu, 28 November 2007 | 15:38 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:Ratusan warok (seniman reog) dari Wonogiri, Jawa Tengah, hari ini berangkat ke Jakarta. Mereka akan berunjuk rasa di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta besok untuk memprotes klaim Malaysia atas tari barongan yang mirip dengan kesenian reog sebagai kesenian asli negara itu.

"Kami sangat tersinggung dengan klaim itu karena telah melecehkan dan meremehkan bangsa kita," kata Begug Poernomosidi yang memimpin rombongan para warok tersebut. Mereka berangkat ke Jakarta menggunakan lima bus. Rencananya di depan Kedutaan Besar Malaysia, mereka memainkan reog.

Menurut Begug, reog merupakan kesenian khas Ponorogo yang menyebar ke seluruh Nusantara dan menjadi milik bangsa Indonesia. Dia mengatakan saat ini terdapat sedikitnya 800 grup reog. Setiap tahun, kesenian ini dilombakan di alun-alun Ponorogo dengan memperebutkan piala bergilir Presiden. "Keterlaluan dan mengada-ada klaim Malaysia itu," kata dia.

Di Kedutaan Besar Malaysia, mereka akan memainkan kesenian reog tersebut untuk menunjukkan kesenian reog, yang oleh pemerintah Malaysia disebut sebagai barongan, adalah asli dari Indonesia.

Imron Rosyid

Dari Arsip Majalah TEMPO
TNI Pasca- Ambalat | 28 Maret 2005
Memilih Jalan Damai | 21 Maret 2005
Wilayah Maritim Tidak Ditentukan oleh Lobi Perusahaan Minyak | 14 Maret 2005
Malaysia Tak Bersikap sebagai Tetangga Baik | 14 Maret 2005
Tsunami Lebih Ramai | 14 Maret 2005
Ganyang Malaysia, Selamatkan Siti Nurhaliza | 14 Maret 2005
Memburu Emas Hitam | 14 Maret 2005
Datuk, di Laut Kita Adu gertak | 14 Maret 2005
Adu Gertak di Ambalat | 14 Maret 2005
Stambul Ambalat | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mahasiswa Ponorogo Bakar Replika Bendera Malaysia
Ponorogo Persoalkan Tari Barongan Malaysia
Pemerintah Malaysia Dinilai Kurang Manusiawi
Malaysia Cari Pembantu ke Negeri Lain
Istri Diplomat Indonesia Diperlakukan Kasar
RELA Bantah Bertindak Kasar pada Istri Diplomat Indonesia
Ditemukan Bukti Lagu ”Rasa Sayange” Asli Indonesia
Indonesia Tak Bisa Klaim Lagu Rasa Sayange
Mahasiswa Makassar Tolak Kedatangan Wakil PM Malaysia
Kalla: Permohonan Maaf PM Malaysia Sudah Cukup
> selengkapnya...

Referensi

Panas Jakarta-Kuala Lumpur
Kemarahan Setelah Pengeroyokan
Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
Perimbangan Kekuatan Indonesia-Malaysia
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112496 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Laba Bersih Corporindo Tumbuh 103 Persen
Pefindo Valuasi Emiten Kecil dan Menengah
Pendidikan Anti Korupsi Untuk Siswa
Sutjipto Klaim Menangkan Pilgub Jawa Timur
Ka-Ji akan Gandeng PKB, Golkar, PDI P untuk Putaran Kedua

<< November,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data