Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

2,5 juta Penduduk Yogyakarta Mulai Diputihkan
Sabtu, 01 Desember 2007 | 19:15 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Pelaksanaan pemutihan data berbasis nomor induk kepegawaian (NIK) di provinsi DI Yogyakarta resmi berlangsung sejak 1 Desember 2007. Sebanyak 2,5 juta penduduk wilayah Di Yogyakarta akan menjalankan proses sidik jari, pemotretan, dan data base mereka akan dicantumkan dalam nomor induk kependudukan (NIK) berbasis nasional.

Dengan sistem ini, warga Yogyakarta menjadi penduduk Indonesia pertama yang memiliki Kartu tanda Penduduk (KTP) Nasional berbasis SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan). "Jogja menjadi pilot project bagi modeling data kependudukan berbasis SIAK di seluruh Indonesia," kata Direktur Jenderal
Administrasi Kependudukan Rasyid Saleh kepada Tempo, Sabtu (1/12).

Alasan pemilihan kota Yogyakarta, kata Rasyid, karena tingkat rasionalitas penduduk, kesiapan daerah, dan Sumber Daya Manusianya (SDM) manusia yang sangat mendukung. Jangkauan geografis antarkabupaten juga saling berdekatan.

Dengan KTP nasional berbasis SIAK, maka setiap orang memiliki nomor induk kependukuan yang terintegrasi dengan paspor, SIM, sertifikat tanah, polis asuransi, dan dokumen kependudukan lainnya. Dengan begitu, diharapkan tak ada lagi penduduk Indonesia yang memiliki KTP ganda.

Untuk penerapan sisetem SIAK, pemerintah pusat dan daerah telah menggelontorkan dana sebesar Rp 700 miliar untuk SIAK di seluruh Indonesia. Bantuan stimulan berupa peralatan komputer, tinta, printer, scaner, server, genset, AC, dan instalansi perangkat per kab/kota. Hanya untuk provinsi Yogyakarta ada pengecualian. Bantuan diberikan sampai tingkat kecamatan. "Daerah banyak yang iri atas keistimewaan ini," ujar Rasyid. (Bernarda Rurit)


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

7500 Penduduk di Ponorogo Belum Memiliki KTP
Penduduk Tanpa KTP Didenda Rp 50 Ribu
KTP Depok Berlogo Garuda Tertunda
Dinas Kependudukan Depok Mulai Instalasi KTP Nasional
Bekasi Akan Terapkan KTP Nasional
Depok Siapkan Peraturan KTP Nasional
Hapuskan Kolom Agama di KTP
Lebak Gratiskan Pembuatan KTP

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112799 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data