Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

PLN Madiun Rugi Rp 22,9 Miliar
Rabu, 05 Desember 2007 | 15:10 WIB

TEMPO Interaktif, Madiun:Manajer Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Madiun, Eris MT Gultom, mengatakan kerugian di wilayah kerjanya sepanjang 2007 ini sebesar Rp 22,9 miliar.

Kerugian itu berasal dari susut jaringan PLN faktor teknis sebesar Rp 8,9 miliar dan faktor nonteknis sebesar Rp 14 miliar. Kerugian faktor teknis berasal dari peralatan dan jaringan PLN sendiri.

Adapun kerugian dari faktor nonteknis berasal dari pemasangan jaringan yang dilakukan secara liar, pencuriaan atau pemanfaatan listrik secara ilegal dan kesalahan atau permainan oknum PLN saat membaca meteran listrik.

Selain itu, kerugian juga disebabkan adanya tunggakaan masyarakat peminjam dana program kemitraan PLN yang hingga saat ini belum bisa ditagih karena berbagai dalih.

Menurut Eris, pelaku tindak pencurian listrik di wilayah kerjanya yang meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi dan Magetan hingga saat ini belum dapat ditemukan oleh tim penertiban. "Kerugian akibat pencurian listrik paling besar terjadi di Ngawi, namun oknumnya belum kami temukan," ujarnya.

Untuk meminimalisir pencurian listrik, pihaknya akan bekerja sama dengan Kejaksaan setempat untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang hukum kelistrikan yang berlaku. "Mereka harus mengerti kalau pencurian listrik ada dasar hukumnya," tegasnya.

Jumlah pelanggan di PLN APJ Madiun saat ini sebanyak 509.505 orang, terdiri dari 97,8 persen pelanggaan rumah tangga dan sisanya pelanggan kalangan industri.

DINI MAWUNTYAS

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 11 April 2005
Ramai Kaget Tagihan Naik | 17 Januari 2005
Belum Rugi, Hanya Ragu | 20 Desember 2004
Waswas Tercekik di Tangan Swasta | 20 Desember 2004
Buang Jauh Mimpi itu | 20 Desember 2004
Buah Kekalahan Pertamina | 20 Desember 2004
Rp 157 Miliar Akibat Listrik Padam  | 24 Mei 1999
Asal Tak ke Jenewa  | 24 Mei 1999
Wajah PLN Setelah Dipermak Nanti  | 04 Mei 1999
Habis PLN Terbitlah Bursa Listrik  | 04 Mei 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menara Listrik Roboh, PLN Rugi Rp 3 Miliar
Warga Bali Diminta Tak Main Layang-layang Sementara Waktu
Investasi Listrik Rp 42 Miliar di Nias Sia-sia
Tower Listrik Roboh, Bogor Gelap Gulita
Biaya Pemasangan Listrik di Pacitan Sangat Mahal
Tunggakan Listrik Pemerintah Kota Pekanbaru Membengkak
Warga Sekitar Waduk Jatiluhur Belum Nikmati Listrik
PLN Butuh Rp 40 Triliun Untuk Perkuat Jaringan Listrik
1.100 Rumah Warga di Madiun Belum Dialiri Listrik
Rp 1,5 Triliun Terselamatkan dari Operasi Pencurian Ikan
> selengkapnya...

Referensi

UU RI nomor 20 Tahun 2002 Tentang Ketenagalistrikan

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
PT PLN (Persero)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112940 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data