Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Poltabes Solo Panggil Warga Belanda sebagai Saksi Kasus Perdagangan Arca
Sabtu, 08 Desember 2007 | 10:04 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Solo memanggil Hugo E Kreigjer Mantan Asian Art Consultant di Southeast Asian Department of Christie's International untuk bersaksi sehubungan dengan penjualan lima arca batu kuno kepada pengusaha nasional Hashim Djojohadikusumo. "Penyidik memintanya datang hari Rabu 12 Desember 2007," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Poltabes Solo, Syarif Rahman.

Hugo merupakan saksi kunci yang dapat menjelaskan perpindahan kepemilikan benda cagar budaya koleksi Museum Radya Pustaka tersebut. Hashim sebelumnya mengaku benda-benda itu dibeli dari Hugo seharga Rp 1 miliar dan meyakini benda tersebut legal karena Hugo menyertakan berbagai surat keterangan. Namun belakangan, surat keterangan itu ternyata palsu dan dibuat oleh Heru Suryanto, seorang pedagang antik yang membeli benda itu dari Kepala Museum KRH Darmodipuro.

Terpisah, Deni Hermawan Pamungkas yang menjadi kuasa hukum Hashim, mengatakan pihaknya memang diminta untuk membantu penyidik mengantarkan surat panggilan kepada Hugo. Namun Deni menyatakan tidak yakin Hugo bisa datang karena yang bersangkutan telah dikenai status cekal atas permintaan kepolisian. "Kewajiban semua pihak membantu polisi dan kami sudah menyampaikan permintaan kepolisian agar Hugo datang. Masalah dia datang atau tidak, saya tidak mengetahui," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (8/12).

Sementara mengenai pemeriksaan lanjutan terhadap Hashim, Deni mengaku belum mengetahui kapan bisa dilaksanakan. Deni mengatakan Hashim sudah tidak berada di Indonesia lagi namun rencananya pekan depan, Hashim akan kembali. "Tetapi kapan Pak Hashim ke Solo untuk memberikan keterangan tambahan seperti yang dikehendaki polisi, belum tahu persisnya mungkin antara Senin sampai Kamis pekan depan," kata dia.

Hashim terseret-seret dalam kasus perdagangan benda cagar budaya setelah polisi menemukan lima arca koleksi Radya Pustaka yang hilang di kediamannya di Kemang, Jakarta Selatan. Arca tersebut diambil Heru dari kepala museum KRH Darmodipuro bersama dua orang pegawainya. Heru menjual kepada Hugo yang kemudian menjual benda tersebut ke Hashim. Kasus itu menjadi rumit karena sampai saat ini polisi belum bisa mendapatkan keterangan dari Hugo.

Imron Rosyid


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Puluhan Koleksi Museum Radya Pustaka Raib
BP3 Laporkan Pemalsuan Surat Keterangan Arca
Polisi Buru Hugo Kreijger
Polisi: Hashim Tak Akan Dipanggil Paksa
Polisi Batal Periksa Asisten Hashim
Polisi Dalami Mata Rantai Pencurian Arca
Museum Radya Pustaka Disegel
Polisi Akan Panggil Hasyim Djojohadikusumo
Pencurian Koleksi Museum Radya Pustaka Diketahui Sudah Lama
Lima Arca Hilang, Kepala Museum Akan Diperiksa
> selengkapnya...

Referensi

Bermodal Arca Palsu

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113155 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Dukun Usep Dieksekusi Regu Tembak di Lebak
DPRD Cirebon Minta Kamar Hotel dan Mobil Baru
Festival Industri Kreatif 2008 Dibuka Hari ini di Bandung
Eksekusi Mati Sumiarsih Sesuai dengan Prosedur
Rencana Penyemayaman Jenazah Sumiarsih Batal

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data