Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Warga Kulonprogo Tolak Penambangan Pasir Besi
Senin, 10 Desember 2007 | 15:10 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Lebih dari 200 warga yang merupakan perwakilan 10 desa dari empat kecamatan di Kabupaten Kulonprogo berunjuk rasa menolak rencana penambangan pasir di sepanjang pantai selatan wilayah itu.

Warga berbondong-bondong menuju gedung DPRD DI Yogyakarta menggunakan truk. Mereka berorasi di depan gedung DPRD untuk mendesak pemerintah provinsi membatalkan penambangan pasir besi karena akan merusak ekosistem pesisir pantai.

Menurut Eko Yulianto, koordinator lapangan, warga menolak daerah mereka dijadikan lahan penambangan pasir besi karena akan merusak lingkungan dan menghancurkan lahan pertanian mereka.

Saat ini warga bercocok tanam cabe dan semangka. Jika pasir diambil akan membuat air di lahan pertanian mereka menjadi asin dan merusak tamanan mereka serta mencemari sumur dengan air laut.

"Penambangan rencananya akan dilakukan di pantai sepanjang 22 kilometer, dari Sungai Bongowonto hingga Kali Progo, masuk ke dalam ke arah daratan dan memasuki kawasan perumahan sejauh 1,8 kilometer dan menggerus sedalam 14,5 meter," kata Eko.

Empat kecamatan sepanjang 22 kilometer di pinggir pantai selatan tersebut adalah Kecamatan Temon, Wates, Panjatan, dan Balur.

Eko mengatakan, meskipun Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo sudah menyatakan menolak, tetapi Pemkab Kulonprogo sekarang masih pasif tentang hal ini. Surat pernyataan Bupati pada 28 Agustus 2007 berisi penolakan Bupati terhadap penambangan pasir besi di sepanjang pesisir selatan pantai di Kulonprogo dan menghapus segala bentuk perjanjian dengan investor yang akan melakukan penambangan di kawasan pantai selatan di Kulonprogo.

Warga diterima tiga anggota DPRD, Sukamto (FPKB), Sudrajat (FPAN) dan Gandum Pardiman (FGOLKAR). Sukamto mendukung langkah warga dan minta pihak pemerintah tidak menindas warga.

Para pendemo meneruskan orasi mereka di kantor Gubernur DIY, namun dihadang puluhan aparat kepolisian dan hampir terjdi bentrokan. Pendemo akhirnya meneruskan orasi mereka di perempatan Kantor Pos Besar Yogyakarta.

Muh Syaifullah

Dari Arsip Majalah TEMPO
Kapal Peneliti Laut dari Norwegia  | 29 Desember 1998
Demonstrasi  | 08 Desember 1998
Mengerat Busang di Tapos  | 01 Desember 1998
Kronologi Busang  | 01 Desember 1998
Busang, Kroni Soeharto, dan Skandal Abad Ini  | 01 Desember 1998
Jangan Biarkan Senayan Sepi  | 20 Oktober 1998
Awas, Rambu-Rambu Baru  | 20 Oktober 1998
Awas, Rambu-Rambu Baru  | 13 Oktober 1998
'Dallas' dari Riau  | 13 Oktober 1998
Menata Unjuk Rasa  | 06 Oktober 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Angkutan di Bekasi akan mogok hari ini
Ribuan Karyawan Telkom Pagi Ini Demo di Monas
Arus Pelangi Gelar Demo Tolak Kekerasan Terhadap Waria
Ratusan Guru Bantu Demo Balai Kota
Ratusan Pedagang Ciledug Kembali Tolak Hipermarket
Mahasiswa Minta Revitalisasi Karebosi Dihentikan
Kantor RAPP Didemo Aktifis Lingkungan
Warga Menteng Demo Penggusuran
Falun Gong Indonesia Gelar Aksi Unjuk Rasa
Unjukrasa di Kolaka Bentrok
> selengkapnya...

Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
PP RI No. 75 Tahun 2001 Tentang Perubahan Kedua Atas PP No. 32 Tahun 1967 Tentang Pelaksanaan UU No. 11 Tahun 1967 Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertambangan
UU RI No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas
Inpres RI No. 3 Tahun 2000 Tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Pertambangan Tanpa Izin

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113243 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Lima Calon Walikota Independen Mendaftar ke KPUD Kediri
11 Parpol di Kepri Tidak Memenuhi Syarat
Presiden Terbang ke Malaysia
Presiden Sindir Iklan Politik
Wapres Berkunjung, Palembang Dijaga Ketat

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data