|
Cianjur Macet Total oleh Demo Antikorupsi
Senin, 10 Desember 2007 | 15:19 WIB
TEMPO Interaktif, Cianjur:Ratusan massa dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Anti Korupsi (Koreksi) Cianjur, hari ini berunjuk rasa mengelilingi Kota Cianjur memperingati Hari Antikorupsi. Aksi itu memacetkan beberapa ruas jalan utama.
Selain aktivitas LSM, aksi juga diikuti sekitar 200 tukang becak, komunitas doger monyet, komunitas perkusi Harry Roesli serta kesenian punklung (perpaduan kesenian calung dengan balutan aliran musik punk).
Menurut Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Cianjur, Oden Muharram Djunaedi, aksi tersebut sebagai bentuk keprihatinan terhadap maraknya dugaan tindak korupsi saat ini. Apalagi, hingga semester dua tahun 2007 ini, Kabupaten Cianjur menduduki rangking pertama praktek korupsi di Jawa Barat dengan jumlah kerugian senilai Rp 43 miliar lebih.
"Kita harapkan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam aksi melawan korupsi. Makanya aksi ini lebih menitikberatkan pada imbauan 'Tahan untuk Tidak Melakukan Korupsi'," terang Oden.
Koordinator Lapangan yang juga Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi Cianjur, Adi Supriadi, mengatakan pihaknya telah memasang ratusan poster dan stensilan yang berisi imbauan agar tahan untuk tidak melakukan korupsi.
Tindak pidana korupsi, kata Adi, merupakan kejahatan yang tergolong luar biasa dan bisa merugikan negara karena hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat secara tidak hormat dirampas para koruptor. Indikasinya, saat ini tak sedikit masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan serta infrastruktur yang layak.
"Lalu, berapa puluh juta masyarakat kita saat ini menjadi penganggur pasif. Belum lagi masyarakat miskin yang tidak mendapatkan hak-haknya," tegasnya.
Deden Abdul Aziz
INDEKS BERITA LAINNYA :
|