|
Sukoharjo Tak Mampu Distribusikan Minyak Goreng Bersubsidi
Selasa, 11 Desember 2007 | 18:51 WIB
TEMPO Interaktif, Sukoharjo:Karena tidak memiliki biaya untuk pendistribusian, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo hingga kini belum dapat menyalurkan minyak goreng bersubsidi bantuan pemerintah pusat. Pihak distributor keberatan untuk menyalurkan karena biaya pendistribusian dibayar di belakang.
Seharusnya 40.000 liter minyak goreng subsidi itu sudah didistribusikan sebelum Lebaran lalu. "Biaya pendistribusian yang dibutuhkan Rp 100 juta," kata Ketua Komisi Pembangunan DPRD Sukoharjo, Muhammad Amin, Selasa (11/12).
Amin mengatakan empat rekanan di Sukoharjo yang ditunjuk menyalurkan minyak goreng tersebut menyampaikan keberatan karena harus menalangi dulu biaya distribusinya. Dia mengatakan pemerintah pusat seharusnya memberikan dana distribusi berbarengan dengan pengiriman minyak goreng yang hendak disalurkan. "Daerah kan hanya membantu tugas pusat, mestinya pusat juga memberikan anggaran pelaksanaannya," kata dia.
Karena tidak ada jaminan kapan dana penyaluran dibayar oleh pemerintah pusat, rekanan merasa dirugikan. Akibatnya, minyak goreng yang hendak dijual seharga Rp 6.000 tersebut belum juga ada kepastian kapan bisa disalurkan. Amin mengatakan kebijakan pemerintah pusat tersebut membuat rakyat di daerah sangat kecewa karena tidak bisa dinikmati terutama mereka yang tengah membutuhkan.
Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Sukoharjo, Nanik Sunarni, mengatakan pihaknya tetap mengusahakan agar penyaluran minyak goreng bersubsidi bisa direalisasi. Dia berjanji untuk mempertanyakan biaya distribusi ke Dinas Perdagangan Propinsi.
Nanik mengaku sudah berusaha maksimal agar minyak goreng murah itu bisa disalurkan. "Ini bukan kesalahan kami. Kami sudah maksimal. Semoga saja bisa terealisasi," kata dia.
Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|