|
Kelangkaan Pupuk di Ngawi Diduga Ulah Kios Nakal
Rabu, 12 Desember 2007 | 17:25 WIB
TEMPO Interaktif, Ngawi: Ketua Komisi Kesejahteraan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ngawi, Jawa Timur, Slamet Riyanto menduga kelangkaan pupuk pada musim tanam ini akibat ulah pemilik kios dan agen yang sengaja menimbun pupuk bersubsidi.
Temuan ini diketahui setelah pihaknya beberapa kali melakukan inspeksi mendadak di sejumlah kios dan agen di daerah yang rawan kelangkaan pupuk. "Petani menunjuk beberapa kios pupuk yang stoknya kosong. Tapi, setelah kami datang ternyata stoknya ada," kata Slamet di Ngawi pada Rabu (12/12).
Para pengelola kios/agen itu biasanya menjual harga pupuk di atas harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah. Akibatnya harg apupuk naik sekitar Rp 20 ribu per kwintal. "Atas temuan ini kami melaporkan sejumlah kios kepada pihak yang berwenang," ujarnya. DINI MAWUNTYAS
INDEKS BERITA LAINNYA :
|