dalam,diskusi,Potret,Sanitasi,Kota,Yogyakarta,di,Rumah,Seni,Cemeti,pada,Rabu,(12/12)."> dalam diskusi Potret Sanitasi Kota Yogyakarta di Rumah Seni Cemeti pada Rabu (12/12).">
     
  Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

90 Persen Sumber Air di Yogyakarta Tercemar
Rabu, 12 Desember 2007 | 17:34 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta mengungkapkan bahwa 90 persen sumber air di kota Yogyakarta tercemar bakteri coli.

Pencemaran ini terjadi karena sistem septictank tradisional masih mendominasi rumah tangga. "Itu sebabnya bakteri coli sulit diberantas," ujar Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Suyana
dalam diskusi Potret Sanitasi Kota Yogyakarta di Rumah Seni Cemeti pada Rabu (12/12).

Pencemaran sumber air itu makin parah karena 49,51 persen dari total 19.714 sumur gali di Yogaykarta tercemar berbagai kandungan zat berbahaya. "Kualitas air yang buruk ini yang menyebabkan penyakit diare," kata dia.

Untuk menekan pencemaran, aktivis Lingkungan Lestari Agus Hartana mengatakan, pemerintah harus membuat regulasi tentang air dan sampah. Pungutan terhadap industri dia nilai tidak tepat jika tidak menyertkan peran serta masyarakat. bernarda rurit | m syaifullah

Dari Arsip Majalah TEMPO
Kisah Racun Berkedok Pupuk | 21 Pebruari 2005
Mengharap Udang, Diberi Limbah  | 01 Desember 1998
Petak Umpet Limbah di Ranca ekek  | 07 Juli 2003
Sang Petroba Penjinak Limbah  | 15 Oktober 2001
Raksasa itu Takluk di Pengadilan  | 03 September 2001
Minamata Buatan Indonesia  | 20 Agustus 2001
Limbah Tetes Mengalir Sampai Jauh  | 20 Agustus 2001
Kali Brantas Tercemar  | 13 Agustus 2001
Minamata Buatan Indonesia  | 13 Agustus 2001
Radio Pemantau Limbah  | 15 Juli 2002
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sungai Musi Tercemat Pabrik Karet
Misteri Busa Raksasa di Persawahan Kediri Terkuak
Soal Limbah, Suku Sakai Minta Damai
Serang Tidak Berani Tindak Perusahaan Pencemar Sungai
Limbah Industri Rungkut Meluap ke Perkampungan
Limbah Pabrik Cemari Sungai Singoan
Pemerintah Ancam Cabut Izin Usaha Perusahaan Pembuang Limbah B3
Persoalan Limbah Ditangani Antar Daerah
Air Limbah Kurang Diperhatikan
Kawasan Industri Medan Penuhi Tuntutan Warga
> selengkapnya...

Website

PT Freeport Indonesia
Newmont Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113423 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Gubernur Jawa Timur Kacau
Semester Pertama 2008, Ekonomi Bertumbuh 6,2 Persen
PT. INKA Kebanjiran Pesanan Membuat Kereta
Mobil Pengambil BLT di Subang Terguling
Perda Peredaran Hasil Hutan Ditolak

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data