|
Prediksi 2008, Penderita AIDS Di Yogyakarta Meningkat
Kamis, 13 Desember 2007 | 14:09 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Penderita AIDS di Yogyakarta diperkirakan akan meningkat drastis pada 2008. Peningkatan ini sebagai dampak dari kesadaran masyarakat yang semakin tinggi sehingga mereka tidak sungkan-sungkan lagi memeriksakan diri ke petugas medis. “Jadi yang tadinya malu, nantinya tidak lagi. Sebab penyakit ini tidak bisa ditangani sendiri,” kata Novan, konselor Volounteer Conseling and Testing (VCT) Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Yogyakarta, Kamis (13/12).
Menurut data PKBI, jumlah penderita HIV/AIDS di Yogyakarta saat ini ada 455 orang. Dari angka itu 52,8% di antaranya berumur 18-29 tahun. Angka berbeda dicatat oleh Komisi Penanggulangan Aids (KPA) yang menyebutkan 512 orang penderita. Hal ini dikarenakan perbedaan sistem pendataan. KPA hanya menggunakan sistem CTV, tetapi PKBI mengumpulkan semua data dari berbagai pihak.
Semakin banyak jumlah penderita HIV/AIDS ditemukan, bukan berarti kampanye anti AIDS gagal, namun justru masyarakat dinilai mulai sadar dengan memeriksakan
diri untuk mengetahui penyakit ini. “Kami menilai masyarakat mulai sadar tentang bahaya HIV/AIDS, karena faktanya memang seperti itu," kata Novan. (Muh. Syaifullah)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|