Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bawang Impor Banjiri Brebes dan Tegal
Kamis, 13 Desember 2007 | 16:37 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang:Hasil kunjungan Komisi Perekonomian DPRD Jawa Tengah ke lapangan menemukan masuknya bawang impor dari Cina, Pakistan, India dan Thailand membanjiri daerah sentra penghasil bawang Brebes dan Tegal.

"Temuan kami di lapangan menunjukkan saat ini sekitar 4-5 kontainer atau 30-40 ton bawang impor telah masuk ke daerah Brebes, Tegal dan sekitarnya," kata Muhammad Haris, Wakil Ketua Komisi Perekonomian DPRD Jawa Tengah, Kamis (13/12).

Membanjirnya bawang impor tersebut mengakibatkan harga bawang lokal di pasar tradisional jatuh. Penghasilan petani pun berkurang. Sebelumnya harga per kilogram bawang lokal kualitas super mencapai 15 ribu. Saat ini jatuh menjadi 11.500. Untuk bawang kualitas rendah yang biasanya mencapai 9.000 per kilogram, kini hanya Rp 4.300. "Ini adalah bencana bagi petani kita. Mereka panen, tapi malah rugi," tambah Haris.

Guna mengantisipasi hal itu, Komisi Perekonomian DPRD Jawa Tengah mendesak Dinas Perdagangan Jateng untuk menghentikan kebijakan impor bawang. Pemerintah harus transparan mengenai kebutuhan bawang serta kemampuan produksi petani.

"Setelah impor distop, selanjutnya pemerintah harus memberikan proteksi kepada petani dengan cara menentukan standar harga bawang," kata Haris.

Suparman, salah satu pedagang bawang di Pasar Kelampok, Wanasari, Brebes, mengaku selain harganya lebih murah, kualitas bawang impor juga lebih bagus. "Meski panen, namun kami tidak bisa memetik keuntungan. Kami tidak bisa berbuat banyak kecuali pemerintah menghentikan masuknya bawang impor," ujarnya.

Sohirin


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Diminta Batasi Impor Bawang

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113494 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data