|
Bulog Solo Gelar Operasi Pasar Khusus Beras
Sabtu, 15 Desember 2007 | 13:07 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Bulog Sub Divisi Regional III Surakarta menggelar Operasi Pasar Khusus Cadangan Beras Pemerintah (OK-CBP) untuk menekan harga beras yang belakangan ini mengalami kenaikan.
Sebanyak 4.510 ton beras dikeluarkan dari gudang Bulog
untuk didistribusikan ke tujuh daerah wilayah kerja Bulog Subdivre III. "Sasarannya keluarga miskin dengan penjualan Rp 1.600 per kilogramnya," kata Kepala Bulog
Subdivre III Ahmad Arif, Sabtu (15/12).
Operasi Khusus Cadangan Beras Pemerintah baru kali ini digelar oleh Bulog. Menurut Arif, beras yang dijual jauh di bawah harga pasar tersebut berbeda dengan beras
untuk keluarga miskin yang setiap bulannya dikeluarkan Bulog.
Dia mengatakan setiap keluarga miskin memperoleh jatah pembelian sebanyak 10 kilogram. "Tujuannya selain
menekan harga beras di pasar agar sesuai harga dari pemerintah, juga untuk mengurangi beban warga miskin," kata dia.
Menurut Arif, beras cadangan pemerintah yang digunakan untuk operasi khusus tersebut akan dikeluarkan secara bertahap mulai Sabtu (15/12) ini.
Dia mengatakan masing-masing daerah alokasinya berbeda-beda, dan jumlah terbanyak didistribusikan ke Kabupaten Klaten sebanyak 989.500 kilogram, Boyolali sebanyak
786.740 kilogram, disusul Kabupaten Sragen. "Pendistribusian langsung ke kalurahan
atau kantor pemerintahan desa," ujarnya.
Harga beras belakangan ini kembali mengalami kenaikan. Selama empat hari terakhir ini, harga beras melonjak menjadi Rp 4.300 per kilogram dari sebelumnya Rp 4.000.
Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|