|
Polisi Sita Arca Kuno di Gedung Wayang Orang Sriwedari
Sabtu, 15 Desember 2007 | 14:43 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Menyusul hasil pendataan ulang koleksi Museum Radya Pustaka, Poltabes Solo melakukan perburuan terhadap arca-arca kuno yang tersimpan di tempat yang tidak semestinya.
Sembilan arca Ganesha dan relief yang dibuat pada masa abad ke-8 diambil polisi dari Gedung Wayang Orang Sriwedari Sabtu (15/12) .
Menurut Kanit Resmob Satuan Reserse dan Kriminal Poltabes Solo, Ajun Komisaris Sunarto, arca-arca tersebut diamankan di Mapoltabes. Dia mengatakan ke-9 arca tersebut belum tentu bagian dari koleksi Museum Radya Pustaka yang hilang dan masih membutuhkan klarifikasi.
"Setelah dibawa ke Poltabes, nanti BP3 (Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala) diminta untuk memeriksa apakah dari arca-arca yang kami temukan di tempat penyimpanan yang tidak semestinya itu ada yang merupakan koleksi Radya Pustaka yang hilang atau tidak," katanya.
Catatan Tempo, arca yang tersimpan di Gedung Wayang Sriwedari tersebut merupakan arca yang ditemukan Panitia Festival Bonraja 2005 saat memperingati 104 tahun Taman Sriwedari. Saat ditemukan arca-arca tersebut tertanam di tanah di sekitar Segaran Sriwedari dalam kondisi tidak utuh.
Sumber di Poltabes Solo menyebutkan, selain mengambil arca dari Gedung Wayang Orang Sriwedari, polisi juga akan melakukan penggeledahan rumah seorang kolektor barang-barang antik. Penggeledahan tersebut untuk memastikan koleksi Radya Pustaka ada yang tersimpan di rumahnya.
Secara terpisah, Ketua Pokja Tim Perlindungan BP3 Lambang Babar Purnomo mengatakan Selasa pekan depan BP3 akan memberikan keterangan resmi kepada penyidik terkait hasil pendataan ulang koleksi museum. "Salah satunya untuk membicarakan teknis pencarian koleksi yang kemungkinan tersimpan di tempat lain," ujarnya.
Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|