Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kediri Ajukan Tambahan Stok Pupuk Urea ke Gubernur dan Pemerintah Pusat
Senin, 17 Desember 2007 | 14:01 WIB

TEMPO Interaktif, Kediri: Untuk memenuhi kebutuhan pupuk urea para petani selama bulan Desember 2007, Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur mengajukan tambahan stok ke Gubernur Jawa Timur dan pemerintah pusat. Langkah itu diambil karena kebutuhan pupuk urea di seluruh Kabupaten Kediri mencapai 9.897 ton sedangkan saat ini baru tersedia sekitar 9 ribu ton.

"Dengan jumlah stok pupuk urea sebanyak 9 ribu ton
memang masih relatif aman. Tapi kami tidak tahu apakah
itu bisa memenuhi hingga akhir tahun ini yang kami
perkirakan membutuhkan 9.897 ton. Kami sudah
mengajukan permohonan tambahan ke Gubernur Jawa Timur
dan pemerintah pusat," kata Sigit Rahardjo, Senin
(17/12).

Menurut Sigit, dari penjelasan yang diberikan
Pemerintah Provinsi Jawa Timur, telah terjadi
pengurangan jumlah pupuk urea untuk Jawa Timur
sebanyak 6 ribu ton. Adanya pengurangan itu
jelas berdampak bagi kebutuhan pupuk urea di seluruh
wilayah jawa Timur.

"Kami bisa memahami keputusan pemerintah pusat. Tapi
semoga saja segera ada penambahan stok pupuk urea
bulan ini agar petani tidak mengalami kesulitan," kata
Sigit.

Sementara pupuk bersubsidi jenis ZA, Pemkab Kediri
mengajukan sebanyak 35.662 ton dan disetujui 21.805
ton. Karena selisih yang dibutuhkan cukup banyak,
Pemkab Kediri juga telah mengajukan permohonan
penambahan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan
pemerintah pusat.

Berdasarkan data di Dinas Pertanian Tanaman Pangan
Kabupaten Kediri, pada tahun anggaran 2007, Kabupaten
Kediri mendapat jatah pupuk bersubsidi sebanyak 60
ribu ton (urea), 7.500 ton (SP-36), 20 ribu ton (ZA)
dan 15.600 ton (Phonska). Pada tahun sebelumnya jatah
pupuk yang diterima lebih kecil, yaitu 42.928 ton
(urea), 6.890 ton (SP-36), 17.756 ton (ZA) 7.777 ton
(Phonska).


DWIDJO U. MAKSUM


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga Pupuk di Jawa Tengah Melonjak
Pupuk Sriwijaya Akan Bangun Pabrik di Iran
Tiga Kapal Pengangkut Pupuk Tak Bisa Berlayar
Polisi Bongkar Penimbunan Pupuk Bersubsidi di Solo
Kuota Ekspor Pupuk Kemungkinan Bertambah
Tambahan Ekspor Pupuk Tunggu Data BPS
Kepala PT Pusri Banten Diperiksa
Penyelewengan Pupuk Bersubsidi Digagalkan
Terbongkar, Jualbeli 70 Ton Pupuk Bersubsidi ke Perusahan
Produsen Pupuk Minta Tambahan Kuota Ekspor
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113664 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Laba Bersih Corporindo Tumbuh 103 Persen
Pefindo Valuasi Emiten Kecil dan Menengah
Pendidikan Anti Korupsi Untuk Siswa
Sutjipto Klaim Menangkan Pilgub Jawa Timur
Ka-Ji akan Gandeng PKB, Golkar, PDI P untuk Putaran Kedua

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data