Pengembangan,Ilmu,Persatuan,Dokter,Hewan,Indonesia,Cabang,Jember,di,sela-sela,pemeriksaan,kambing,yang,dijual,di,Jember,pada,Senin,(17/12)."> Pengembangan Ilmu Persatuan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jember di sela-sela pemeriksaan kambing yang dijual di Jember pada Senin (17/12).">
     
  Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

80 Persen Kambing di Jember Tak Layak Jadi Kurban
Senin, 17 Desember 2007 | 18:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jember: Sekitar 60-80 persen kambing yang dijual di Kabupaten Jember, Jawa Timur untuk kebutuhan kurban dinyatakan tidak layak. Selain tidak sehat, usia kambing itu memenuhi syarat hewan kurban sesuai ajaran agama Islam.

"Estimasi kami 60-80 persen hewan kurban, terutama kambing tidak layak," kata Nur Bambang, Kepala Bidang
Pengembangan Ilmu Persatuan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jember di sela-sela pemeriksaan kambing yang dijual di Jember pada Senin (17/12).

Sesuai ajaran Islam, hewan kurban berupa kambing harus berusia satu tahun. Selain itu, harus sehat dan bebas dari cacat seperti buta, mengalami sakit yang jelas, atau sangat kurus yang diduga tidak mempunyai sumsum tulang.

Bambang mengatakan, menjamurnya pedagang kambing dadakan menjelang Hari Raya Idhul Adha membuat konsumen agak khawatir karena mereka tidak memeriksakan kesehatan hewan yang akan dijual. "Untungnya dari hasil pemeriksaan kami tidak ditemukan kambing yang terserang antrax," katanya.

Dinas Peternakan Kabupaten Jember bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia mengadakan pemeriksaan hewan di sejumlah kios penjualan hewan pada Senin (17/12). "Saat ini diperkiran ada 250 pedagang hewan kurban dadakan," kata Kepala Bidang Kesehetan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Pemkab Jember, Andi Prastowo. Mahbub Djunaidy


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bogor Awasi Ketat Hewan Kurban
Pemantauan Hewan Kurban Dimulai
Jelang Idul Adha, Cirebon Siapkan 19 Tenaga Medis Hewan
Hewan Kurban di Tasikmalaya Mulai Diperiksa
Pejagalan Terbesar di Tangerang Difungsikan Kembali
Jumlah Hewan Kurban di Jakarta Selatan Menurun
Banyak Hewan Belum Layak Potong
Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Menurun
Hewan Kurban di Depok Bebas Antraks
Hindari Hewan Kurban dari Depok, Purwakarta, dan Bogor.
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113714 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data