Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Warga Yogyakarta Temukan Mortir Aktif
Senin, 24 Desember 2007 | 13:16 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Warga Plosokuning, Minomartani, Ngaglik,
Sleman, Yogyakarta dihebohkan dengan penemuan mortir
aktif di halaman rumah Sunaryo (48), Ahad petang
(23/12). Mortir ditemukan Sunaryo saat menyapu halaman pukul 17.30. Ia mengira sebuah mainan anak-anak, tetapi setelah diamati, ternyata mortir yang sudah berkarat.

"Saya kira mainan, ternyata mortir yang sudah berkarat," katanya. Sunaryo kemudian melaporkan penemuannya ke ketua RT setempat lalu diteruskan ke Polisi Sektor Ngaglik, Sleman.

Satu unit Gegana Polda Daerah Istimewa Yogyakarta segera meluncur ke lokasi dan mengamankan mortir tersebut. Mortir tersebut diserahkan oleh Aiptu Hari Widiatmo, petugas dari Polsek Ngaglik kepada Brigadir Teguh Suprianto, Sub Den Gegana Kepolisian Daerah Yogyakarta. Mortir diamankan ke markas Gegana DIY.

Mortir aktif buatan Jepang dengan panjang 299,21mm, berat 3,41 kg, berdiameter 8,1 cm dan total bahan peledak 535,25 gram tersebut kemudian disimpan di gudang yang ada di marjas Gegana.

Namun menurut AKP DH Supraba, Kasubden Gegana Polda DIY, gudang yang ada di markas Gegana DIY belum memenuhi syarat penyimpanan. Polisi akan memusnahkan mortir tersebut supaya tidak membahayakan personil Gegana dan masyarakat jika suhu udara di gudang panas dan meledak.

"Kami menyimpan di gudang, meskipun belum memenuhi syarat dan kami akan segera memusnahkan mortir tersebut dengan porsedur tetap (protap) agar tidak membahayakan," katanya.

Di daerah Plosokuning baru ditemukan satu mortir, bisa
dimungkinkan ada lagi karena Yogyakarta adalah daerah
perjuangan di masa penjajahan, sehingga tidak menutup
kemungkinan masih ada mortir peninggalan penjajah
ditemukan lagi. "Yogyakarta adalah daerah perjuangan di masa penjajahan, sehingga masih dimungkinkan akan ditemukan mortir yang lain," kata Supraba.

Muh Syaifullah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114037 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Kesenjangan Pajak Masih Besar
DAU Dipotong Bila PDAM Tak Perform
Bakrie & Brothers Dapat Pinjaman US$300 Juta
Pengamanan Putaran Kedua Pilgub Jawa Timur Diperketat
Pengakses Internet di Cina Tertinggi di Dunia

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data