Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Anggota Geng Motor Diduga Menjambret
Senin, 24 Desember 2007 | 15:55 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:Jajaran polisi dari Markas Polisi Sektor Kota Bandung Wetan menangkap tiga pelaku penjambretan di Jalan Bahureksa Kota Bandung Jumat (21/12). "Salah satu pelaku memiliki kartu anggota geng motor Brigez," kata pejabat sementara Kepala Kepolisian Sektor Kota Bandung Wetan Inspektur Satu Teguh Widodo, Senin (24/12).

Ketiga pelaku adalah Yasin Herawan, 23 tahun, warga Jalan Rajawali Gang Burung Tungku Kota Bandung; Fahmi
Kusnawan, 18 tahun, warga Jalan Mochamad Toha Gang
Masjid Astana Anyar; dan Deden Supriatna, 21 tahun,
warga Arjasari Leuwisari, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Menurut Teguh, penjambretan dilakukan pada Jumat lalu sekitar pukul 18.30 WIB. Pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha MIO nomor polisi D 4172 EV milik Fahmi, ketiga pelaku berkeliling mencari korban.

Di Jalan Bahureksa, tepat di depan Jonas Photo, ketiga pelaku melihat Sintiya Yulianti. Karyawati di salah satu Factory Outlet ini tengah berjalan kaki sambil menenteng sebuah tas. "Mereka segera mendekati korban dan menjambret tasnya," kata Teguh.

Deden, yang mengemudikan motor tancap gas. Namun Sintiya berteriak minta tolong dan menarik perhatian massa di sekitar lokasi. Massa berhasil menyeret Deden sampai terjatuh, sedangkan kedua kawannya melarikan diri ke rumah masing-masing. "Kami menangkap mereka satu jam kemudian," kata Teguh.

Yasin mengaku nekat mengajak kedua kawannya menjambret karena tidak punya uang. "Saya sudah kepepet. Anak saya sakit, kontrakan rumah belum dibayar, sedangkan saya sudah tidak punya uang sepeser pun," kata Yasin.

Deden, pelaku yang memiliki kartu anggota geng motor Brigez, membantah terlibat geng motor di Bandung. Dia mengaku kartu anggota itu bukan miliknya. "Saya menemukannya di jalan, lalu saya simpan di dompet untuk iseng saja," kata pria asal Tasikmalaya yang mengaku baru
sekali melakukan kejahatan itu.

Atas pengakuan kedua pelaku, Teguh tidak percaya. Polisi masih memeriksa pelaku dan kemungkinan keterlibatan mereka dengan geng motor di kota Bandung. "Kami akan
mengembangkan penyidikan dan penyelidikan," katanya.

Selain menangkap ketiga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti antara lain sepeda motor Yamaha MIO nomor polisi D 4172 EV milik Fahmi, satu buah tas berisi barang-barang milik korban, satu buah kayu bulat dengan paku di ujungnya, satu pisau lipat, dan satu kartu identitas anggota Brigez.

Menurut Teguh, ketiga pelaku diancam pidana pencurian dengan kekerasan. "Ancaman hukumannya bisa mencapai 2 sampai 3 tahun," ujarnya.

rana akbari fitriawan


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114039 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Jatah Berobat Pasien Miskin di RS Bojonegoro sampai 1 September
Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Gubernur Jawa Timur Kacau
Semester Pertama 2008, Ekonomi Bertumbuh 6,2 Persen
PT. INKA Kebanjiran Pesanan Membuat Kereta
Mobil Pengambil BLT di Subang Terguling

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data