|
Kepolisian Daerah Jawa Yakin Natal Tanpa Teror
Senin, 24 Desember 2007 | 18:09 WIB
TEMPO Interaktif, Surakarta:Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jendral Dody Sumantyawan menyatakan tak ada indikasi aksi terorisme pada Senin (24/12) malam menjelang Natal dan saat Natal Selasa (25/12).
Menurut Dody, beberapa jam menjelang misa natal belum ada laporan mengenai indikasi aksi terorisme. "Tetapi kewaspadaan aparat tetap harus dijaga," katanya di Markas Kepolisian Kota Besar Solo, Senin (24/12).
Menurut Dody, kewaspadaan terutama ditujukan terhadap potensi konflik bukan karena aksi terorisme. Tanpa menyebut lokasi, Kapolda mengatakan, di wilayah Surakarta, terdapat wilayah rawan keributan saat natal karena ada kegiatan kelompok lain.
Kegiatan tersebut tablig akbar di Sragen dengan mengundang pembicara dari FPI. "Tapi kelompok itu akhirnya bersedia memindah waktu pelaksanaan," kata Kapolda.
Sementara itu, Kepolisian Wilayah Surakarta memprioritaskan pengamanan terhadap 85 gereja di enam kabupaten di Surakarta. Ke-85 gereja dinilai paling rawan dibandingkan 421 geraja lain. Kapolwil Surakarta, Komisaris Besar Yotje Mende, akan menambah jumlah personel di 85 gereja.
Yotje mengatakan Polwil Surakarta menerjunkan 3.103 personil dalam Operasi Lilin Candi 2007. Menurut Kapolwil, 85 gereja di beberapa daerah dinilai cukup rawan karena memiliki potensi terganggu. "Gereja yang dinilai rawan itu berdasarkan hasil pemetaan," ujarnya.
imron rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|