|
Pilkada Sampang Digelar Besok, Aparat Keamanan Disebar
Rabu, 26 Desember 2007 | 13:27 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Pencoblosan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Sampang digelar besok (27/12) mulai pukul 07.00 sampai 13.00. Pilkada ini diikuti tiga pasang calon, yakni Nur Tjhaya-Kiai Fanan Hasib (PKB), H Hasyan Asyaapsari-Fadhilah Budiono (PPP) dan H Ismail Muzakki-H Mahfud (Koalisi Merah Putih).
Untuk mengantisipasi kerusuhan antar-pendukung calon, hari ini polisi mengerahkan 1.400 personel ke seluruh tempat pemungutan suara (TPS), terutama tempat-tempat yang dinilai rawan. Di setiap TPS akan dijaga 10 polisi, sedangkan di setiap kecamatan akan dijaga 1 peleton atau 30 personel polisi. "Tiap TPS sedikitnya akan dijaga satu orang anggota polisi ditambah satpol PP, Linmas dan TNI," kata Kapolres Sampang Ajun Komisaris Besar Mujiono.
Sehari menjelang coblosan ini, lanjut Kapolres, kondisi keamanan di Sampang masih kondusif. Tak ada indikasi bakal ada kerusuhan antar-pendukung calon. Untuk itu, dia mengimbau kepada kiai, ulama, tokoh masyarakat dan pendukung masing-masing calon untuk menjaga keamanan dan ketenteraman di lingkungannya masing-masing.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pencoblosan dan Penghitungan suara KPUD Sampang, Drs Rasyad Manaf, mengatakan persiapan pencoblosan sudah siap 100 persen. Seluruh logistik pilkada sudah masuk ke TPS-TPS, mulai dari bilik suara, kotak suara, kertas suara ditambah cadangan dan daftar pemilih tetap yang berjumlah 592.211 pemilih serta formulir.
Jumlah total tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah disebar di 186 desa di 14 kecamatan se-Sampang mencapai 1.326 unit. Detailnya, di Kecamatan Sreseh sebanyak 50 TPS, Torjun 59 TPS, Sampang 167 TPS, Camplong 125 TPS. Lalu, Omben 101 TPS, Kedungdung 134 TPS, Jrengik 56 TPS, Tambelangan 80 TPS, Banyuates 114 TPS, Robatal 82 TPS, Sokobanah 98 TPS, Ketapang 128 TPS, Pangarengan 31 TPS, dan Karang Penang 101 TPS.
Kendala saat ini, kata Rasyad, masih banyak undangan yang belum sampai ke pemilih karena terkendala hujan yang turun sejak kemarin, terutama daerah-daerah yang sulit dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua. "Hari ini undangan ini harus sudah sampai ke pemilih. Kita tetap akan upayakan," paparnya.
Dalam kesempatan itu, Rasyad mengaku untuk mempercepat tugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) menyampaikan data hasil pemungutan suara sementara, KPUD Sampang membekali ketua KPPS dengan kartu perdana telepon seluler (ponsel). Sebanyak 1.326 kartu perdana dibagikan secara simbolis dilakukan KPUD Senin (24/12) malam kepada 14 PPK se-Kabupaten Sampang.
Metode quick count ini diharapkan bisa membantu KPUD untuk mengetahui hasil perolehan suara sementara pemilih pilkada. Untuk mendukung aplikasi metode penghitungan cepat itu, KPUD menyediakan empat nomor modem GSM milik operator ternama di Indonesia. Keempat modem GSM nantinya menerima short message service (SMS) dari eks Kawedanan Sampang, Kedungdung, Ketapang, dan Torjun. "Hasil perolehan suara sementara itu hanya untuk internal KPUD, tidak dipublikasikan kepada masyarakat. Untuk perolehan resmi harus menunggu penghitungan dan rekapitulasi dari tingkat KPPS dan PPK," paparnya.
Adi Mawardi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|