Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Warga Karanganyar Diminta Waspadai Longsor Susulan
Rabu, 26 Desember 2007 | 16:43 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, meminta warga Kabupaten Karanganyar yang daerahnya mengalami bencana tanah longsor disertai banjir bandang agar mewaspadai bencana longsor susulan.

”Longsoran susulan harus tetap diwaspadai,” kata Kepala Bidang Pengamatan Gempa Bumi dan Gerakan Tanah, PVMBG, Dr E Kusnidar Abdurachman di Bandung, Rabu (26/12).

Menurutnya, lokasi terjadinya bencana longsor di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, itu berada di daerah yang termasuk kategori rawan gerakan tanah menengah dan tinggi atau masuk dalam zona kuning dan merah dalam peta Kerawanan Kerentanan Gerakan Tanah yang dirilis lembaga itu.

Lokasi bencana terdapat di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Kerjo, Kecamatan Gondangrejo, Kecamatan Tawangmangu, Kecamatan Jumapolo, Kecamatan Ngragoyoso, Kecamatan Karangpadan, dan Kecamatan Kebak Kramat.

Lembaga itu merilis setiap awal bulannya daerah-daerah yang tergolong rawan gerakan tanah atau longsor dengan menganalisa peta zona kerentanan gerakan tanah milik lembaga itu dengan data prakiraan curah hujan dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG).

Di Kabupaten Karanganyar, kecamatan yang tergolong rentan gerakan tanah menengah tinggi ialah Kecamatan Jatipuro, Gondangreso, Mojogedang bagian barat, Karangrejo bagian utara, Kerjo bagian timur, Kebak Kramat bagian tengah, Karang Pandan, Matesih bagian timur, Jumantoro bagian selatan, Jatiyoso, Jenawi, Jumapolo, Ngragoyoso, dan Tawangmangu bagian barat.

Potensi gerakan tanah itu, jelas Kusnidar, dapat dipicu oleh curah hujan yang tinggi. Menurutnya, Badan Geofisika dan Meteorologi (BMG) sudah memberikan peringatan akan tingginya curah hujan pada Desember hingga Februari nanti. Puncaknya akan terjadi Januari-Februari nanti.

”Konsentrasi tertinggi ada di Pulau Jawa,” katanya. Dia, tambahnya, meminta masyarakat mewaspadai curah hujan tinggi terutama di daerah yang tergolong rawan bencana longsor.

Ahmad Fikri

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menangkal Kasak-kusuk Bencana | 11 April 2005
Senjakala Bukit Matahari | 11 April 2005
Amblas Setelah Berguncang | 11 April 2005
Pemerintah Daerah Tidak Siap | 11 April 2005
Mencari Suara dari Dunia Sunyi | 11 April 2005
Mengintip Energi di Barat Toba | 11 April 2005
Kecemasan Tak Berujung | 11 April 2005
Suatu Malam Jauh di Selatan | 04 April 2005
Pulau-Pulau Seribu Gempa | 04 April 2005
Menimbang Kebutuhan Relawan Asing | 04 April 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Longsor di Karanganyar, 58 Orang Tewas
Sepasang Kekasih Tewas Tertimbun Longsor
Dua Gempa Goyang Papua dan Sumatera
Gempa kembali Guncang Manado
Pulau Batek Dikabarkan Retak Akibat Gempa
Gempa Getarkan Bali
Gempa Terasa Getarkan Bali
Gempa 6,0 SR Kembali Guncang Ternate
Pemerintah Berdayakan Nelayan Korban Gempa dan Tsunami
Gempa 6,2 SR di Sumatera Utara
> selengkapnya...

Referensi

Gempa Selama 2005
Lindu Bengkulu
Perincian Korban Gempa Sumatera Barat
Mengapa Bantul
57 DETIK MEMATIKAN

Website

Info Penyakit Menular
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114130 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Gubernur Jawa Timur Kacau
Semester Pertama 2008, Ekonomi Bertumbuh 6,2 Persen
PT. INKA Kebanjiran Pesanan Membuat Kereta
Mobil Pengambil BLT di Subang Terguling
Perda Peredaran Hasil Hutan Ditolak

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data