Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Satu Tewas Akibat Banjir di Kabupaten Malang
Rabu, 26 Desember 2007 | 17:55 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Hujan yang melanda kawasan Kabupaten Malang selama dua hari berturut-turut mengakibatkan 13 desa di 12 kecamatan di Kabupaten Malang dilanda banjir dan tanah longsor, Rabu (26/12).

Kejadian ini mengakibatkan seorang warga tewas karena terseret air, puluhan rumah direndam banjir, tiga rumah rusak, dan jalanan putus.

Warga yang meninggal bernama Anom Musolim, 40, warga Desa Kasri, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Dia tewas setelah terseret air saat menambang pasir di Sungai Aran-aran, Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo. Korban ditemukan tujuh kilometer dari lokasi bencana.

Berdasarkan data di PMI Kabupaten Malang, 12 kecamatan yang dilanda banjir dan tanah longsor tersebar di wilayah Kabupaten Malang bagian selatan, timur, dan barat. "Lokasi banjir dan tanah longsor merata di seluruh kabupaten," kata Kepala Markas PMI Cabang Malang, Sugeng Prayitno, Rabu (26/12).

Wilayah Kabupaten Malang bagian selatan yang terserang banjir adalah Desa Wonokerto (Kecamatan Bantur), Kemiri (Kepanjen), Purwodadi (Tirtoyudo), Tamban, Rowotrate, Sitiarjo (Sumbermanjing Wetan), Bajulmati (Gedangan). Di wilayah ini, banjir setinggi 1-3 meter mengakibatkan sekitar 350 rumah dan pekarangan rumah terendam air. Selain itu, jalanan yang menghubungkan pusat kota Kabupaten Malang dan jalan menuju Pantai Sendang biru tertutup longsoran tanah sepanjang dua kilometer.

Banjir di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, selain merendam rumah warga, juga merusakkan tujuh rumah karena tertimbun longsor setinggi 2 meter. Ratusan warga yang bermukim di lereng bukit diungsikan ke kantor Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

"Banjir di Sumbermanjing Wetan disebabkan meluapnya Sungai Bambang," kata Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Perlindungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Malang, Bambang Heri.

Wilayah Kabupaten Malang bagian timur yang dilanda banjir adalah Desa Krajan (Kecamatan Tumpang), Poncokusumo (Poncokusumo), dan Pakisjajar (Pakis). Di wilayah ini, banjir merendam sekitar 50 rumah disebabkan meluapnya sungai Aran-aran.

Sedangkan di Kabupaten Malang bagian barat, tanah longsor terjadi di Desa Jambak dan Pait (Kecamatan Kasembon), dan Ledok (Wagir). Longsoran tanah menutup sebagian badan jalan hingga mengakibatkan arus lalu lintas Malang-Kediri terputus selama tiga jam. Saat ini arus lalu lintas Malang-Kediri sudah lancar kembali setelah petugas Bina Marga Kabupaten Malang dengan dibantu penduduk membersihkan longsoran tanah dengan alat berat.

PMI kabupaten Malang bersama Satlak Penanggulangan Bencana Kabupaten Malang telah menyiapkan bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor. "Kami sudah buka dapur umum, posko kesehatan, dan penyediaan berbagai kebutuhan untuk korban bencana," kata Sugeng Prayitno.

Bibin Bintariadi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyerap Banjir Bantuan Dunia | 10 Januari 2005
Malaikat Pagi di Tanah Jeumpa | 03 Januari 2005
Dari Kekeringan ke Banjir Bandang  | 29 Desember 2003
Surat Pembaca | 24 November 2003
Terbenamnya Sebuah Kampung Wisata | 10 November 2003
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Batak Anti-Sadap  | 09 Pebruari 2004
Melengserkan Sang Raja Rimba  | 17 Pebruari 2003
Banjir di Pantai Utara  | 10 Pebruari 2003
Banjir di Mana-mana, Oi!  | 03 Pebruari 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Madiun Kewalahan Evakuasi Warga
Banjir di Jawa Timur Akibat Penggundulan Hutan
Eks Karesidenan Madiun Dilanda Banjir
Kota Taliwang Lumpuh Akibat Banjir
Empat Orang Tewas Akibat Longsor di Ngawi
Lima Kecamatan di Jember Terendam Banjir
Longsor Tawangmangu, Baru 3 Korban Ditemukan
Tiga Kecamatan di Trenggalek Terendam Banjir
Satu Tewas dan Dua Hilang Akibat Banjir di Padang
Banjir Putuskan Jalur Solo-Pacitan
> selengkapnya...

Referensi

Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114137 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pendidikan Anti Korupsi Untuk Siswa
Sutjipto Klaim Menangkan Pilgub Jawa Timur
Ka-Ji akan Gandeng PKB, Golkar, PDI P untuk Putaran Kedua
Bekasi Kaji Pembangunan Listrik Tenaga Gas
Identitas Korban Danau Sunter Sedikit Terkuak

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data