Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pers Mahasiswa Minta Hasil Penelitian Berita Asian Agri Dicabut
Rabu, 26 Desember 2007 | 21:58 WIB

TEMPO Interaktif, Yogayarkat: Sejumlah pers mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta menuntut jurusan Komunikasi Universitas Gadjah Mada mencabut hasil penelitian pesanan dari PT Asian Agri. Pers mahasiswa yang tergabung dalam Komunike Bersama sudah mendapat dukungan dari 12 lembaga pers sampai Rabu (26/12) malam ini.

12 lembaga pers yang mendukung tuntutan pencabutan hasil penelitian berita Koran Tempo dan Majalah TEMPO soal dugaan penggelapan pajak Asian Agri antara lain Komunitas Kembang Merak B‑21, BPPM Balairung UGM, Komunitas Malam
Selokan Mataram, LANSKAP, LPM EKSPRESI Universiyas Negeri Yogyakarta, LPM HIMMAH Universitas Islam Indonesia, Masyarakat Peduli Media, Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia Yogyakarta, Dewan Kota Yogyakarta, LPPM Sintesa Fisipol UGM, Equilibrium UGM, dan LPM Ekonomika FE Universitas Islam Indonesia.

"Malam ini kita masih akan mencari dukungan," kata Pemimpin Umum Balairung Eka Suryana Putra yang memimpin rapat di Kantor Balairung, Rabu, (26/12).

Tuntutan mahasiswa ini merupakan dampak penelitian jurusan Komunikasi UGM yang dipimpin Dr Phil Hermien Indah Wahyuni yang menyatakan pemberitaan Tempo mengenai PT Asian Agri tak menaati kaidah jurnalistik dan bersifat tendensius. Hasil penelitian itu telah dipaparkan dalarn seminar bertajuk Menguak Misteri di Balik Berita Kasus Pajak Asian Agri`: Pertaruhan Kredibilitas, Nama Baik dan Objektifitas di Hotel Sultan Jakarta pada 18 Desember
2007.

Dalam pernyataan pers yang dirancang sejak Sabtu pekan lalu itu, mahasiswa gabungan perguruan tinggi menilai penelitian itu merupakan penggadaian institusi akademik
untuk kepentingan pihak tertentu. "Secara tidak sadar UGM menjadi institusi yang menghalangi gerakan pemberantasan korupsi," kata Tarli Nugroho, aktifis dari Lanskap yang juga mantan pemimpin umum Balairung.

Komunike Bersama meminta Senat Akademik UGM memberikan peringatan keras kepada staf pengajar Jurusan Komunikasi UGM yang terlibat dalam penelitian pesananan Asian Agri. bernarda rurit


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tax Holiday Akan Dipertimbangkan
Tax Holiday Belum Jadi Prioritas
Potensi Kerugian Pajak Asian Agri Akan Bertambah
Kerugian Pajak Asian Agri Bakal Membengkak
Kasus Asian Agri : Pemerintah Tetap Tempuh Jalur Hukum
BPK Segera Ajukan Uji Materiil Undang-Undang Pajak
Pegawai Pajak Dilarang Ikut Partai Politik
Departemen Keuangan Siap Hadapi BPK
Revisi Undang-undang Pajak Penghasilan Terancam Molor
Revisi Pajak Penghasilan Diminta Segera Disahkan
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114163 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

PT. INKA Kebanjiran Pesanan Membuat Kereta
Mobil Pengambil BLT di Subang Terguling
Perda Peredaran Hasil Hutan Ditolak
Jawa Barat Lanjutkan Program Subsidi Kedelai
Hermawan Sulistyo Galang Golput Di Jawa Timur

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data