Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Besok Ketinggian Gelombang Laut diperkirakan Capai 7 Meter
Kamis, 27 Desember 2007 | 12:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya memprediksi ketinggian ombak di perairan utara dan selatan Jawa mencapai 7 meter pada Kamis hingga Jumat (28/12) besok. Khusus untuk utara Jawa, perairan yang bergolak itu meliputi Jepara, Madura, Bawean hingga Masalembu.

Namun Jumat siang ketinggian ombak yang sama akan bergeser ke arah perairan Makassar dan selatan Flores. "Pada Jumat siang area ombak tinggi itu makin meluas hingga ke Sulawesi," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, Arif Triono kepada Tempo, Kamis (27/12).

Ketinggian ombak itu diramalkan berangsur turun menjadi 4-6 meter pada hari Sabtu. Dan hingga tanggal 31 Desember - 2 Januari ketinggian ombak diperkirakan stabil 4 meter. Meski ketinggian ombak telah turun namun kondisi laut masih dianggap berbahaya bila digunakan untuk pelayaran.

"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sejak 23 Desember kemarin kami telah mengirimkan peringatan kepada Syahbandar Tanjung Perak agar untuk sementara menunda jadwal pelayaran," ujar Arif.

Arif menambahkan, tingginya gelombang itu disebabkan oleh intertropical convergen zone (daerah konvergensi tropis) yaitu bertemunya masa udara dari utara, barat dan selatan Laut Jawa. Bertemunya masa udara tersebut mengakibatkan munculnya awan comulunimbus yang berpotensi menjadi hujan deras, petir dan puting beliung. "Kondisi dari semua itu memicu timbulnya gelombang tinggi," kata Arif.

Dalam waktu yang sama, ketinggian ombak di perairan selatan Indonesia juga akan mencapai 7 meter. Daerah-daerah yang ketinggian ombaknya meningkat membentang sejak dari pantai-pantai di Sumatera - Jawa - Bali hingga Nusa Tenggara Timur.

Tingginya gelombang itu disebabkan oleh munculnya badai tropis dari utara Australia. Badai tersebut bergerak ke arah barat mendekati perairan Indonesia dan kemudian menjauh lagi. "Saat badai dalam keadaan mendekat dan menjauh lagi itulah perairan di wilayah tengah dan timur Indonesia akan memburuk," imbuh Arif. Kukuh S. Wibowo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114196 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Jatah Berobat Pasien Miskin di RS Bojonegoro sampai 1 September
Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Gubernur Jawa Timur Kacau
Semester Pertama 2008, Ekonomi Bertumbuh 6,2 Persen
PT. INKA Kebanjiran Pesanan Membuat Kereta
Mobil Pengambil BLT di Subang Terguling

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data