|
Banjir Masih Genangi Kota Solo dan Sukoharjo
Kamis, 27 Desember 2007 | 13:09 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Sejumlah daerah di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo masih tergenang banjir hingga Kamis (27/12) siang.
Bahkan, sebuah perkampungan di Nusupan, Grogol, Sukoharjo, terisolir karena seluruh wilayah di sekitarnya masih tergenang air setingggi dada orang dewasa.
Daerah yang masih tergenang air, di antaranya Kelurahan Jagalan, Kampung Sewu, Joyotakan, serta Kaliwingko yang berbatasan dengan Sukoharjo.
Menurut data di Posko Induk Penanggulangan Bencana Kota Solo, jumlah pengungsi masih mencapai 31 ribu jiwa. Mereka tinggal sementara di tempat fasilitas umum milik pemerintah serta tenda-tenda darurat yang didirikan di pinggir jalan.
Sampai saat ini di Kota Solo sembilan rumah ibadah tergenang air, beberapa fasilitas sekolah, seperti gedung SD dan SMP di Pasar Kliwon, juga masih tergenang air.
Di beberapa daerah yang genangannya sudah mulai surut warga bergotong-royong membersihkan lumpur yang masuk bersama air banjir kemarin.
Menjelang siang Kota Solo kembali diguyur hujan dan membuat khawatir warga yang rumahnya sudah surut dari genangan banjir.
Di kalangan para pengungsi juga sempat beredar isu akan datang bajir kiriman menyusul dibukanya pintu utama Waduk Gajah Mungkur. Beberapa warga yang mengungsi di Masjid Tanjung Anom sempat histeris mendengar isu tersebut.
Moh Saefuloh/Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|