|
Banjir Blitar:
Puluhan Rumah Terendam dan Satu Jembatan Putus
Kamis, 27 Desember 2007 | 15:06 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tingginya curah hujan yang terus meninggi selama dua hari terakhir menyebabkan puluhan rumah di Desa Kedungwungu, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur terendam banjir. Selain itu jembatan Wonosari yang melintang di atas Sungai Kalilekso, Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar putus akibat diterjang banjir.
"Kami sudah mengirimkan perahu karet dan logistik untuk membantu para korban. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Semoga hujan tidak lagi turun agar air segera surut," kata Palal Ali Santoso, Sekretaris Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (Satlak PBPP) Kabupaten Blitar, Kamis (27/12).
Menurut Palal, puluhan rumah di Desa Kedungwungu yang berada di tepi bantaran Sungai Brantas itu sempat terendam air hingga setinggi 2 meter. Untuk menghindari jatuhnya korban jiwa, Satlak PBPP telah mengerahkan tiga perahu karet untuk mengevakuasi warga ke tempat aman. Saat ini warga sudah ditampung di sejumlah rumah warga dan telah mendapat bantuan logistik.
"Kami berharap hujan segera berhenti agar genangan air tidak melebar ke desa lainnya," kata Palal.
Sementara akibat putusnya jembatan Wonosari membuat arus lalu lintas di kawasan Kecamatan Semen terganggu. Semua kendaraan yang hendak lewat menuju desa di seberang terpaksa terhenti. Begitu juga kendaraan yang berasal dari Desa Sumbergondo, Kalisari dan Sirah Kencong terpaksa tidak bisa meneruskan perjalanan ke arah Kecematan Semen.
"Kendaraan harus memutar melewati Desa Ngadirenggo. Jalur itu satu-satunya alternatif yang bisa dipergunakan. Kami sedang membicarakan untuk melakukan perbaikan jembatan secepatnya," kata Palal. DWIDJO U. MAKSUM
INDEKS BERITA LAINNYA :
|