|
Keluarga Minta Pemerintah Terus Cari Korban Jembatan Ambrol
Jum'at, 28 Desember 2007 | 10:12 WIB
TEMPO Interaktif, Magetan, Jawa Timur:Keluarga meminta pemerintah terus mencari 50 korban jembatan ambrol yang tersapu banjir di Dukuh Jati, Desa Rejosari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Sugiyem, warga desa Petung Rejo, Kecamatan Nguntoronadi, Magetan, mengatakan hingga kini anaknya, Alif (12 tahun) hilang saat menonton banjir.
"Ia pamit pergi bersama teman-temannya akan menonton banjir dari Jembatan Jati," kata Sugiyem di Magetan, Jawa Timur, Jumat (28/12).
Dua hari lalu, Jembatan Jati sepanjang 20 meter yang melintasi Bengawan Solo ambrol tersapu banjir. Puluhan warga yang berada di atas jembatan dan melintasinya ikut terseret arus.
Tak hanya Sugiyem, Sugito, warga Desa Purworejo, Nguntoronadi, Magetan, Jawa Timur berharap anaknya, Basuki, juga segera ditemukan. "Hingga saat ini kakak kandungnya Sunarti, yang menyaksikan kejadian itu masih menutup diri karena kaget," kata Sugito.
DINI MAWUNTYAS
INDEKS BERITA LAINNYA :
|