|
Bojonegoro Kian Mengkhawatirkan
Jum'at, 28 Desember 2007 | 10:54 WIB
TEMPO Interaktif, Bojonegoro:Luapan sungai Begawan Solo di kabupaten Bojonegoro semakin mengkhawatirkan. Ketinggian air pada peilcshal, papan pengukur ketinggian air, di bendungan Karang Nongko dan tanggul kota Bojonegoro bergerak naik.
Data jam 07.00 WIB, Jum?at (28/12-07), menunjukkan, di bendungan Karang Nongko sudah mencapai angka 31,74 meter (data pada jam 22.00 WIB Kamis, 27 Desember 2007, 31,50 meter), adapun di Tanggul Kota Bojonegoro 15,44 (data jam 22.00 WIB Kamis malam 15,07 meter).
Kamis siang, jam 14.00 WIB, 27 Desember 2007, ketinggian air di tanggul kota Bojonegoro 14,94, dan di bendungan Karang Nongko 31,25 meter. Padahal, angka normal 26,00 meter.
Sampai Jum?at pagi ini, 104 desa di 14 kecamatan terendam (di kabupaten Bojonegoro terdapat 27 kecamatan dengan 419 desa dan 11 kelurahan). Sejumlah desa terisolir, seperti desa Kalongan, dan desa Ngelo kecamatan Margomulyo. Desa Tebon, kecamatan Padangan, serta desa Manukan kecamatan Kalitidu. "Kami terus berupaya agar warga mau dievakuasi," kata juru bicara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Joni Nurharyanto kepada TEMPO Jum?at pagi. Jumlah warga yang bersedia mengungsi 362 jiwa.
Bantuan terus diberikan. Kamis kemarin telah didistribusikan 6.250 ton beras serta mie instan.
Joni juga menjelaskan 14.383 rumah tergenang. Lahan persawahan yang ditanami padi mencapai 5.225 hektare, dan lahan palawija 5.225 hektare.
Jalil Hakim
INDEKS BERITA LAINNYA :
|