|
Nelayan Malang Selatan Takut Melaut
Jum'at, 28 Desember 2007 | 13:46 WIB
TEMPO Interaktif, Malang: Nelayan di Pantai Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur tidak pergi melaut karena cuaca memburuk di perairan laut selatan Jawa. "Sering ada badai dan tinggi ombak mencapai tiga meter," kata Ketua Kelompok Nelayan Pantai Sendang Biru, Sumbermanjing Wetan, Malang, Atmo Ismail di Malang pada Jumat (28/12).
Menurut Atmo, jumlah nelayan di Pantai Sendang Biru sebanyak 4.500 orang. Dari jumlah itu 1.500 adalah nelayan lokal dan sisanya nelayan pendatang. Adapun jumlah anggota KNPS sebanyak 386 orang. "Dari jumlah seluruh nelayan yang berani melaut tak lebih dari 50 orang. "Itupun hanya berada di pinggiran saja," ujarnya.
Akibat banyaknya nelayan yang tak melaut, produksi ikan di Kecamatan Sumbermanjing Wetan turun sampai 90 persen dari rata-rata 30 ton per hari. Selain itu, para nelayan juga kehilangan penghasilan. Untuk menyambung hidup, mereka bekerja di luar atau menggandaikan peralatan rumah tangga.
Badan Metereologii dan Geofisika telah meperingatkan para nelayan Sendang Biru agar menghentikan aktifitas melaut karena terjadi gelombang besar di Pantai Wilayah Selatan Jawa. Kepala Stasiun Klimatologi BMG Karangploso Malang, Antoyo Setyadipratikto mengatakan, gelombang besar di pesisir pantai wilayah Malang Selatan, sejak Minggu (16/12) dan "Kami perkirakan akan berakhir pada awal Januari 2008."
Menurut Antoyo, tinggi gelombang di pesisir Malang Selatan hingga Pacitan mencapai 2,5 M - 5 M. Kondisi ini diperparah dengan tingginya kecepatan angin yang mencapai 10 - 45 KM/jam. "Lebih baik jangan melaut dulu. Angin kencang bertiup ke arah Barat bisa menjungkir balikkan kapal nelayan," ujarnya. Bibin Bintariadi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|