Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Gubernur: Penyebab Banjir Karena Tidak Ada Pintu Air
Jum'at, 28 Desember 2007 | 15:29 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Gubenur Jawa Timur Imam Utomo menilai tidak adanya pintu air (dam/rolak) di Sungai Bengawan Solo sebagai penyebab utama terjadinya banjir di beberapa kawasan di Jawa Timur.

"Bengawan Solo hanya ada satu dam, yaitu di wilayah Jawa Tengah, sedangkan di Jatim tidak ada pengaturan airnya," tutur Imam Utomo, Jumat (28/12).

Ketiadaan pintu air ini, kata mantan Panglima Kodam V Brawijaya ini, membuat air yang mengalir di Bengawan Solo langsung mengalir menuju Laut Jawa. Padahal, volume air di Bengawan Solo sedang meningkat akibat hujan yang turun beberapa hari terakhir, yang diperparah dengan naiknya permukaan air laut.

"Akibatnya, air tidak tertampung dan terjadi banjir," tambah Imam. Karenanya, Imam berjanji dalam waktu dekat akan segera membuat beberapa dam di aliran Bengawan Solo.

Imam mencatat terjangan banjir yang melanda daerahnya terjadi di hampir seluruh kabupaten atau kota yang ada. Hanya yang terparah terjadi di Ponorogo, Magetan, Ngawi, Madiun, Trenggalek, Mojokerto, Malang, dan Bojonegoro.

Rohman Taufiq

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyerap Banjir Bantuan Dunia | 10 Januari 2005
Malaikat Pagi di Tanah Jeumpa | 03 Januari 2005
Dari Kekeringan ke Banjir Bandang  | 29 Desember 2003
Surat Pembaca | 24 November 2003
Terbenamnya Sebuah Kampung Wisata | 10 November 2003
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Batak Anti-Sadap  | 09 Pebruari 2004
Melengserkan Sang Raja Rimba  | 17 Pebruari 2003
Banjir di Pantai Utara  | 10 Pebruari 2003
Banjir di Mana-mana, Oi!  | 03 Pebruari 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jalan Provinsi Cepu–Bojonegoro dan Cepu–Ngawi Ditutup
Palembang Siapkan Dana Bencana Rp 1 Miliar
Jawa Timur Siapkan Anggaran Banjir Rp 75 Miliar
Keluarga Tuntut Pencarian Korban Jembatan Ambrol Dilanjutkan
14 Kecamatan di Bojonegoro Terendam Banjir
Evakuasi Korban Tanah Longsor Diperkirakan Sepekan
Banjir Masih Genangi Kota Solo dan Sukoharjo
Pemerintah Dinilai Belum Serius Tangani Bencana
Bupati Trenggalek Ingatkan Bahaya Banjir Susulan
Jumlah Korban Bencana Longsor Bertambah
> selengkapnya...

Referensi

Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114343 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Lima Calon Walikota Independen Mendaftar ke KPUD Kediri
11 Parpol di Kepri Tidak Memenuhi Syarat
Presiden Terbang ke Malaysia
Presiden Sindir Iklan Politik
Wapres Berkunjung, Palembang Dijaga Ketat

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data